Siapa Raed Saad? Pejuang yang Dikenal sebagai Pendiri Akademi Militer dan Pemimpin Pabrik Senjata Hamas

Minggu, 14 Desember 2025 - 21:50 WIB
loading...
A A A
“Saad adalah bagian dari faksi oposisi di dalam Hamas yang menantang kepemimpinan Yahya Sinwar,” kata sebuah sumber keamanan Israel. “Dia mewakili teroris senior Gaza utara, yang berbentrok dengan blok selatan Sinwar di Khan Younis. Perselisihan itu bersifat politis, bukan ideologis. Saad mempertanyakan konsekuensi operasi 7 Oktober selama perencanaan tetapi tidak menentangnya secara prinsip.”

Saad berasal dari keluarga pengungsi yang awalnya berasal dari desa Hamama dekat Ashkelon, yang hancur pada tahun 1948 — asal yang sama dengan keluarga Awadallah — sementara Haddad berasal dari keluarga lokal Gaza di lingkungan Daraj-Tuffah. Di Gaza, keduanya sering dibandingkan dengan "duo bersejarah" Yahya Sinwar dan wakilnya Rawhi Mushtaha, yang terbunuh awal tahun ini.

5. Berulang Kali Gagal Ditangkap Zionis

Saad telah berulang kali menghindari upaya Israel untuk membunuh atau menangkapnya. Pada Maret 2024, Pasukan Pertahanan Israel percaya bahwa dia telah tertangkap dalam penggerebekan di Rumah Sakit Shifa Gaza, tetapi kemudian mengkonfirmasi bahwa dia tidak ada di sana. Tiga bulan kemudian, Ia selamat dari serangan udara Israel di kamp pengungsi Shati.

Israel telah menetapkan hadiah sebesar USD800.000 untuk kepalanya — jumlah yang sama dengan yang ditawarkan untuk Mohammed Sinwar dan lebih tinggi daripada untuk Haddad atau teroris Hamas lainnya. Ketika Sinwar terbunuh, beberapa orang mengharapkan Saad untuk menggantikannya, tetapi Hamas dilaporkan memilih Haddad, yang dianggap kurang konfrontatif, untuk menjaga persatuan internal.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
3.761 Personel Dikerahkan...
3.761 Personel Dikerahkan Amankan Aksi Unjuk Rasa di 2 Lokasi di Jakarta Hari Ini
Berita Terkini
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Infografis
Siapa Saja Pemimpin...
Siapa Saja Pemimpin Negara yang Pernah Ditangkap AS?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved