Turki Ingin Gabung Lagi ke Program Jet Tempur Siluman F-35 AS, tapi Ogah Singkirkan Sistem Rudal S-400 Rusia

Minggu, 14 Desember 2025 - 05:52 WIB
loading...
Turki Ingin Gabung Lagi...
Turki ingin gabung lagi ke program jet tempur siluman F-35 AS, namun juga menolak untuk menyingkirkan sistem rudal S-400 yang dibeli dari Rusia. Foto/Middle East Institute
A A A
ANKARA - Turki dan Amerika Serikat (AS) sedang membahas sanksi Amerika dan hambatan bagi Ankara untuk bergabung kembali dengan program jet tempur siluman F-35. Namun, Kementerian Pertahanan Turki menegaskan akan mempertahankan kepemilikan sistem pertahanan rudal S-400 yang dibeli dari Rusia.

Sekutu-sekutu NATO itu telah berselisih sejak tahun 2020 ketika Washington mengeluarkan Ankara dari program jet tempur siluman F-35 Lockheed Martin dan menjatuhkan sanksi atas akuisisi S-400 oleh Turki, yang oleh Washington disebut sebagai ancaman keamanan.

Turki mengatakan langkah itu tidak adil. Kedua pihak mengatakan mereka berharap sanksi CAATSA (Countering America's Adversaries Through Sanctions Act) dan hukum AS dapat diatasi pada masa jabatan kedua Presiden AS Donald Trump sehingga Turki dapat membeli jet tersebut dan kembali ke program manufakturnya.

Baca Juga: AS Isyaratkan Turki Segera Singkirkan Sistem Rudal S-400 Rusia demi Jet Tempur Siluman F-35

Duta Besar AS untuk Turki, Tom Barrack, mengatakan pada Rabu lalu bahwa diskusi terus berlanjut mengenai masalah ini, tetapi mencatat bahwa hukum AS tidak akan mengizinkan Turki untuk mengoperasikan atau memiliki sistem S-400 Rusia jika ingin kembali ke program F-35.

Menanggapi komentar Barrack dalam konferensi pers, Kementerian Pertahanan Turki mengatakan: “Tidak ada perkembangan baru mengenai sistem pertahanan udara S-400, yang telah dimasukkan dalam agenda dalam beberapa hari terakhir.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
AS Serang 80 Target...
AS Serang 80 Target di Iran, Teheran Ancam Pembalasan yang Menghancurkan
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 3.535 Jiwa, Ancaman Krisis Kesehatan Mengintai
Keren! China Bikin Satelit...
Keren! China Bikin Satelit Tangani Gempa hingga Banjir
Rekomendasi
Nadiem Makarim Serahkan...
Nadiem Makarim Serahkan Memori Banding setelah Divonis 10 Tahun Penjara
Japan-ASEAN Startup...
Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026, Danamon Dukung Pertumbuhan Startup RI
UGM Tegaskan Tidak Ada...
UGM Tegaskan Tidak Ada Penambahan Kuota Mahasiswa Baru di Jalur Mandiri 2026
Berita Terkini
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
AS dan Iran Saling Serang,...
AS dan Iran Saling Serang, Jutaan Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei di Irak
Lebih dari 2 Juta Pelayat...
Lebih dari 2 Juta Pelayat Hadiri Prosesi Pemakaman Khamenei di Najaf Irak
Ini Pemicu Utama Serangan...
Ini Pemicu Utama Serangan AS ke Iran
Prosesi Pemakaman Khamenei...
Prosesi Pemakaman Khamenei Digelar di Irak, Drone Iran Gempur Pasukan AS di Bahrain
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
Infografis
Sistem Misil S-400 Rusia...
Sistem Misil S-400 Rusia Tembak Jatuh 8 Rudal ATACMS Amerika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved