Gempa Magnitudo 6,7 Gucang Jepang, Peringatan Tsunami Dikeluarkan

Jum'at, 12 Desember 2025 - 11:15 WIB
loading...
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa magnitudo 6,7 guncang Jepang pada Jumat (12/12/2025). Peringatan tsunami dikeluarkan. Foto/USGS
A A A
TOKYO - Gempa bumi magnitudo 6,7 mengguncang lepas pantai utara Jepang pada hari Jumat (12/12/2025). Ini terjadi hanya beberapa hari setelah gempa magnitudo 7,5 mengguncang wilayah yang sama dan menyebabkan 50 orang terluka.

Badan Meteorologi Jepang (JMA), yang meningkatkan perkiraan awal magnitudo gempa sebesar 6,5, juga memperingatkan bahwa gelombang tsunami hingga satu meter (tiga kaki) dapat menghantam garis pantai Pasifik utara.

Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) juga mengatakan bahwa gempa tersebut berkekuatan magnitudo 6,7 dan berjarak 130 kilometer (81 mil) dari kota Kuji di prefektur Iwate di pulau utama Honshu.

Baca Juga: Gempa M 7,5 Guncang Jepang, Peringatan Tsunami 3 Meter Dikeluarkan, 23 Orang Terluka

NHK melaporkan bahwa tingkat guncangan lebih rendah daripada gempa yang lebih besar pada Senin malam yang menjatuhkan barang-barang dari rak, merusak jalan, memecahkan jendela, dan memicu gelombang tsunami hingga 70 sentimeter.

Otoritas Regulasi Nuklir mengatakan pada hari Jumat bahwa tidak ada tanda-tanda anomali langsung di fasilitas nuklir wilayah tersebut.

Setelah gempa Senin, JMA telah menerbitkan peringatan khusus yang jarang terjadi, memperingatkan bahwa gempa lain dengan ukuran serupa atau lebih besar mungkin terjadi selama seminggu lagi.

Peringatan tersebut mencakup area Sanriku di ujung timur laut pulau utama Jepang, Honshu, dan pulau utara Hokkaido, yang menghadap Samudra Pasifik.

Wilayah ini dihantui oleh kenangan gempa bawah laut dahsyat berkekuatan magnitudo 9,0 pada tahun 2011, yang memicu tsunami yang menyebabkan sekitar 18.500 orang tewas atau hilang.

Pada Agustus 2024, JMA mengeluarkan peringatan khusus pertamanya, untuk bagian selatan pantai Pasifik Jepang, yang memperingatkan kemungkinan "gempa besar" di sepanjang Palung Nankai.

Palung bawah laut sepanjang 800 kilometer (500 mil) ini adalah tempat lempeng tektonik laut Filipina "menukik"—atau perlahan-lahan tergelincir—di bawah lempeng benua tempat Jepang berada.

Pemerintah telah menyatakan bahwa gempa di Palung Nankai dan tsunami yang menyertainya dapat menewaskan hingga 298.000 orang dan menyebabkan kerugian hingga USD2 triliun.

JMA mencabut peringatan tahun lalu setelah seminggu, tetapi hal itu menyebabkan pembelian panik bahan pokok seperti beras dan mendorong para wisatawan untuk membatalkan reservasi hotel.

Jepang terletak di atas empat lempeng tektonik utama di sepanjang tepi barat "Cincin Api" Pasifik dan merupakan salah satu negara paling aktif secara seismik di dunia.

Kepulauan ini, yang dihuni sekitar 125 juta orang, mengalami sekitar 1.500 guncangan setiap tahunnya.

Sebagian besar guncangan tersebut ringan, meskipun kerusakan yang ditimbulkannya bervariasi tergantung pada lokasi dan kedalamannya di bawah permukaan bumi.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Gempa 7,5 Magnitudo...
Gempa 7,5 Magnitudo Guncang Jepang, Peringatan Tsunami 3 Meter Picu Kekhawatiran
Gempa M 7,5 Guncang...
Gempa M 7,5 Guncang Jepang, Peringatan Tsunami 3 Meter Dikeluarkan, 23 Orang Terluka
Gempa 5,5 SR Guncang...
Gempa 5,5 SR Guncang Bangladesh, 5 Orang Tewas
Konser AC/DC Guncang...
Konser AC/DC Guncang Kota Melbourne Australia, Tanah Bergetar hingga 3,5 Km
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
Cerita Shakira Kembali...
Cerita Shakira Kembali Bawakan Lagu Anthem Piala Dunia, Harus Membuat Orang Menari
Rekomendasi
Amerika Serikat Permak...
Amerika Serikat Permak Paraguay 4-1: Folarin Balogun Cetak Brace
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Berita Terkini
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Infografis
Megawati Hangestri Diminati...
Megawati Hangestri Diminati Klub Jepang, Turki, dan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved