Hamas Siap Gencatan Senjata Jangka Panjang, Sambut Baik Pemecatan Tony Blair

Selasa, 09 Desember 2025 - 18:30 WIB
loading...
Hamas Siap Gencatan...
Sayap militer Hamas, Brigade Izzuddin al-Qassam, dan Palang Merah melakukan operasi pencarian tahap pertama untuk menemukan jenazah dua sandera Israel yang hilang di Kamp Pengungsi Jabalia di Kota Gaza, Gaza, pada 1 Desember 2025. Foto/Saeed M. M. T. Jara
A A A
JALUR GAZA - Tokoh senior Gerakan Perlawanan Islam Hamas, Taher al-Nunu, mengatakan laporan tentang pemecatan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair dari "Dewan Perdamaian Gaza" merupakan "satu langkah ke arah yang benar".

Ia mengatakan gerakan tersebut telah berulang kali mendesak para mediator mengecualikan Blair karena apa yang ia sebut sebagai biasnya yang jelas terhadap Israel.

Dalam komentar yang dilaporkan Al Jazeera, al-Nunu menegaskan Hamas siap menyetujui gencatan senjata jangka panjang, dengan syarat Israel berkomitmen penuh pada gencatan senjata penuh.

Ia menjelaskan senjata perlawanan akan menjadi bagian dari sistem pertahanan negara Palestina di masa depan, dan menekankan gerakan tersebut dengan tegas menolak usulan pasukan internasional untuk menyita senjata-senjata ini secara paksa. "Usulan ini ditolak dan tidak pernah dibahas," ujarnya.

Al-Nunu menambahkan gerakan tersebut belum menerima rencana yang jelas mengenai struktur pasukan internasional yang diusulkan untuk Gaza, tugas-tugasnya, atau wilayah penempatannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Hari ke-83 Perang Iran:...
Hari ke-83 Perang Iran: Ketika Diplomasi Menjadi Jeda Kematian
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Putin Akui Ekonomi Rusia...
Putin Akui Ekonomi Rusia Hancur akibat Serangan Ukraina: Tapi Kami Cepat Pulih
Rekomendasi
Ruben Onsu Syok Lihat...
Ruben Onsu Syok Lihat Betrand Peto Menangis, Siap Ajak Onyo Bicara dari Hati ke Hati
Dukung Program MBG Dilanjutkan,...
Dukung Program MBG Dilanjutkan, Akademisi: Bermanfaat bagi Anak dan Masyarakat
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Berita Terkini
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved