5 Pemilik Tanah Terbesar di Dunia, Salah Satunya Wanita yang Kuasai 12 Juta Hektare

Selasa, 09 Desember 2025 - 11:05 WIB
loading...
A A A

2. Gina Rinehart (12 Juta Hektare)

Jika bicara kepemilikan tanah pribadi terbesar, nama Gina Rinehart si taipan tambang Australia, sering masuk daftar papan atas. Lahan yang dikuasai diperkirakan antara 10 juta hingga 12 juta hektare).

Melalui Hancock Prospecting Group dan divisi Hancock Agriculture serta S. Kidman & Co, Guna Rinehart menguasai jaringan lahan peternakan raksasa yang sebagian besar berada di Australia utara dan tengah.

Luasnya penguasaan lahan tersebut menjadikan Gina Rinehart sebagai salah satu pemilik tanah pribadi terbesar di dunia. Model bisnisnya berbasis peternakan sapi skala masif, produksi Wagyu, dan integrasi dengan rantai pasok global. Banyak dari stasiun-stasiun ternak miliknya berukuran puluhan ribu hingga ratusan ribu hektare.

Kepemilikan lahan skala raksasa di Australia tidak bisa dilepaskan dari konteks kolonialisme dan tanah adat. Komunitas Aborigin sering memperdebatkan legalitas historis tanah-tanah pastoral tersebut. Ini membuat pembahasan kepemilikan lahan Gina Rinehart bukan hanya soal bisnis, tetapi juga soal politik identitas dan keadilan sosial.

3. Keluarga Emmerson (970.000 Hektare)

Amerika Serikat memang negara kapitalis, tetapi kepemilikan hutan di negara ini justru sangat terkonsentrasi pada sedikit korporasi dan individu. Yang terbesar adalah keluarga Emmerson, pemilik perusahaan kayu raksasa Sierra Pacific Industries (SPI).

Menurut laporan Land Report, Emmerson menguasai lebih dari 2,4 juta acre (sekitar 970 ribu hektare) lahan—menjadikannya pemilik tanah swasta terbesar di AS.

SPI bukan sekadar perusahaan kayu; ia adalah kerajaan yang mengendalikan produksi kayu bangunan, biomassa, sawmill raksasa, dan wilayah hutan kritis di California, Oregon, dan Washington.

Di era perubahan iklim yang ditandai kebakaran hutan, keputusan manajemen SPI—mulai dari tebang pilih hingga restorasi hutan—mempengaruhi ekologi dan ekonomi kawasan.

Kepemilikan hutan oleh korporasi swasta seperti ini menempatkan keluarga Emmerson dalam posisi paradoks: mereka berperan dalam konservasi sekaligus komersialisasi hutan. Pengelolaan mereka sering dipuji karena efisiensi, tetapi dikritik karena memprioritaskan produksi kayu daripada pelestarian ekosistem.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Kebakaran Bar Bangkok...
Kebakaran Bar Bangkok Tewaskan 27 Orang, Kemlu: Tidak Ada Korban WNI
Trump Sebut AS Akan...
Trump Sebut AS Akan Ambil Alih Selat Hormuz, Bakal Pungut Bayaran
Rekomendasi
Satu Dekade Laut China...
Satu Dekade Laut China Selatan: Stabilitas Kawasan Ketimbang Kontestasi
Kemendikdasmen Terbitkan...
Kemendikdasmen Terbitkan SE Pembatasan Penggunaan Gawai di Sekolah
Siap-siap Menyambut...
Siap-siap Menyambut Bulan Safar : Sejarah, Kedudukan, Mitos hingga Amalan Sunahnya
Berita Terkini
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Infografis
10 Penembak Jitu Terbaik...
10 Penembak Jitu Terbaik di Dunia, Salah Satunya Sniper Perempuan Soviet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved