PM Israel Netanyahu Ogah Pensiun dari Politik dengan Imbalan Pengampunan Kasus Korupsinya

Senin, 08 Desember 2025 - 08:15 WIB
loading...
A A A
Dia melanjutkan, "Dan hal terakhir yang akan saya katakan: Mereka sangat bersemangat. Mereka sangat peduli dengan masa depan saya. Mereka ingin memastikan bahwa saya—bagaimana ya mengatakannya?—mereka khawatir akan masa depan saya. Para pemilih juga demikian, dan mereka yang akan memutuskan, tentu saja.”

“Tetapi kita memiliki tugas-tugas besar yang harus diselesaikan, termasuk dengan Jerman dalam kerja sama bersejarah yang sesungguhnya dalam banyak hal, akan melampaui kerja sama kita sebelumnya, yang sungguh luar biasa. Tapi itu tidak mengejutkan, karena, seperti yang Anda lihat, Kanselir Merz adalah sosok yang menjulang tinggi," canda Netanyahu, merujuk pada tinggi badan pemimpin Jerman tersebut.

Dia dan Merz kemudian melangkah pergi.

Netanyahu didakwa dengan satu tuduhan penyuapan, dan masing-masing tiga tuduhan penipuan dan pelanggaran kepercayaan, dalam tiga kasus terpisah. Dakwaan tersebut berkaitan dengan tuduhan manipulasi pers yang tidak pantas dan menerima hadiah ilegal sebagai imbalan atas bantuan pemerintah.

Dia membantah melakukan kesalahan apa pun dan berpendapat bahwa tuduhan tersebut dibuat-buat dalam upaya kudeta politik oleh polisi dan kejaksaan negara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Pesawat Pengebom Su-24...
Pesawat Pengebom Su-24 Ukraina Jatuh saat Misi Tempur, 2 Pilot Tewas
Rekomendasi
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Berita Terkini
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved