Didekati Kapal Induk dan 3 Kapal Perang China, Jepang Kerahkan Jet Tempur
Minggu, 07 Desember 2025 - 09:56 WIB
loading...
A
A
A
China diperkirakan sedang menguji dan meningkatkan kemampuan operasionalnya di perairan yang jauh dari daratannya, dan meningkatnya ketegasan maritimnya telah membuat Jepang dan negara-negara lain di kawasan Indo-Pasifik khawatir.
Okinawa dekat dengan Taiwan, yang dianggap Beijing sebagai provinsi pemberontak yang harus dipersatukan kembali dengan China, dengan kekerasan jika perlu.
Meningkatnya ketegangan antara Tokyo dan Beijing baru-baru ini bermula dari pernyataan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi bahwa serangan militer China terhadap Taiwan dapat menghadirkan "situasi yang mengancam kelangsungan hidup" bagi Jepang, yang menunjukkan potensi keterlibatan militer Tokyo dalam menanggapi skenario tersebut.
Sementara itu, Beijing mengonfirmasi pengerahan kapal-kapal militernya di kawasan tersebut. "China telah memperluas dan meningkatkan aktivitas militernya di wilayah sekitar Jepang," juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, sebagaimana dikutip dari Reuters, Minggu (7/12/2025).
"Saya akan merujuk Anda ke otoritas yang berwenang atas apa yang Anda sebutkan. Izinkan saya menekankan bahwa China berkomitmen pada kebijakan pertahanan nasional yang bersifat defensif. Angkatan Laut dan Penjaga Pantai China melaksanakan aktivitas di perairan terkait sesuai dengan hukum domestik China dan hukum internasional," imbuh dia.
Pihak-pihak terkait, kata Lin, tidak perlu bereaksi berlebihan dan menafsirkan secara berlebihan, apalagi membuat tuduhan yang tidak berdasar.
Okinawa dekat dengan Taiwan, yang dianggap Beijing sebagai provinsi pemberontak yang harus dipersatukan kembali dengan China, dengan kekerasan jika perlu.
Meningkatnya ketegangan antara Tokyo dan Beijing baru-baru ini bermula dari pernyataan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi bahwa serangan militer China terhadap Taiwan dapat menghadirkan "situasi yang mengancam kelangsungan hidup" bagi Jepang, yang menunjukkan potensi keterlibatan militer Tokyo dalam menanggapi skenario tersebut.
Sementara itu, Beijing mengonfirmasi pengerahan kapal-kapal militernya di kawasan tersebut. "China telah memperluas dan meningkatkan aktivitas militernya di wilayah sekitar Jepang," juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, sebagaimana dikutip dari Reuters, Minggu (7/12/2025).
"Saya akan merujuk Anda ke otoritas yang berwenang atas apa yang Anda sebutkan. Izinkan saya menekankan bahwa China berkomitmen pada kebijakan pertahanan nasional yang bersifat defensif. Angkatan Laut dan Penjaga Pantai China melaksanakan aktivitas di perairan terkait sesuai dengan hukum domestik China dan hukum internasional," imbuh dia.
Pihak-pihak terkait, kata Lin, tidak perlu bereaksi berlebihan dan menafsirkan secara berlebihan, apalagi membuat tuduhan yang tidak berdasar.
Lihat Juga :