AS Isyaratkan Turki Segera Singkirkan Sistem Rudal S-400 Rusia demi Jet Tempur Siluman F-35

Minggu, 07 Desember 2025 - 05:43 WIB
loading...
A A A
Dalam kunjungan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ke Gedung Putih pada bulan September, Trump mengisyaratkan bahwa dia akan mengizinkan Turki untuk membeli pesawat siluman tersebut, yang dianggap sebagai yang tercanggih di dunia dan disebut sebagai "quarterback" di angkasa karena kemampuannya untuk mengoordinasikan serangan dengan drone dan pesawat lainnya.

"[Presiden Turki Recep Tayyip] Erdogan akan melakukan sesuatu untuk kita," ujarnya saat itu, mengisyaratkan bahwa Ankara dapat mengurangi pembelian gas dan minyak Rusia.

Sesuai pengakuan Tom Barrack, semua itu sudah terjadi. Menurut Barrack, sejak Trump kembali menjabat pada bulan Januari, "bromance" kedua pemimpin telah memperkuat hubungan antara kedua negara.

Akuisisi F-35 oleh Turki mungkin menjadi kemunduran yang lebih besar bagi Israel, yang masih terjebak dalam persaingan sengit untuk mendapatkan pengaruh dengan Ankara di Suriah.

Di pihaknya, Israel khawatir jika Turki membangun kehadiran militer berskala besar di Suriah, hal itu dapat menghambat kebebasan Angkatan Udara Israel di wilayah tersebut. Turki, di sisi lain, telah vokal menentang tindakan Israel di Gaza.

Bulan lalu, misalnya, Turki mengeluarkan surat perintah penangkapan atas tuduhan genosida terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan pejabat Israel lainnya.

Laporan Reuters sebelumnya menyatakan bahwa para pejabat dan pakar pertahanan AS yakin F-35 yang berpotensi dijual ke Arab Saudi kurang canggih dibandingkan F-35I Adir milik Israel. Mungkin pendekatan yang sama dapat diterapkan terhadap Turki.

Turki belum secara resmi mengonfirmasi apakah mereka akan setuju untuk menyingkirkan S-400, yang telah menjadi simbol otonomi strategis, kemerdekaan, dan prestise-nya selama bertahun-tahun.

S-400 adalah platform pertahanan yang mencegah superioritas udara lawan. Sebaliknya, F-35 adalah ujung tombak ofensif yang dirancang untuk menembus wilayah udara yang paling diperebutkan dan menyerang tanpa ampun. Keduanya bertolak belakang dalam tujuan, namun keduanya kini telah membuktikan diri dalam pertempuran sesungguhnya.

F-35 terlibat dalam pertempuran dalam bentrokan Israel-Iran Juni lalu, di mana Pasukan Pertahanan Israel (IDF) melancarkan beberapa serangan udara di Iran tanpa banyak perlawanan. Selain itu, F-35 dikerahkan untuk mengawal serangan pesawat pengebom B-2 terhadap fasilitas nuklir Iran sebagai bagian dari "Operasi Midnight Hammer".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Iran Nyatakan Selat...
Iran Nyatakan Selat Hormuz Tetap Ditutup Sampai AS Penuhi Syarat Teheran
Trump Murka Asap Kebakaran...
Trump Murka Asap Kebakaran Hutan Kanada Selimuti Sebagian Besar AS: Tak Bisa Diterima!
Rekomendasi
389 Personel Polisi...
389 Personel Polisi Dikerahkan Amankan Konser Akbar Monas 2026
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Peserta Penmaba Jalur...
Peserta Penmaba Jalur Disabilitas UNJ 2026 Meningkat, Ini Jurusan Favoritnya
Berita Terkini
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Infografis
Krisis Kepercayaan pada...
Krisis Kepercayaan pada F-35 Dorong Eropa Kembangkan Jet Tempur Gen 6
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved