Sekjen PBB Tegaskan Israel Lakukan Kejahatan Perang di Gaza

Jum'at, 05 Desember 2025 - 14:42 WIB
loading...
Sekjen PBB Tegaskan...
Tentara Israel mengepung permukiman Kefr Saba setelah melancarkan serangan di Qalqilya, Tepi Barat, pada 4 Desember 2025. Foto/Issam Rimawi/Anadolu Agency
A A A
NEW YORK - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres menegaskan terdapat "kesalahan mendasar" dalam pengelolaan operasi militer Israel di Jalur Gaza. Ia menambahkan terdapat "alasan kuat" untuk meyakini bahwa kejahatan perang telah dilakukan di sana.

Dalam wawancara di konferensi Reuters NEXT di New York, Guterres mengatakan, "Saya pikir ada sesuatu yang salah secara mendasar dalam cara operasi ini dilakukan dengan pengabaian total terkait kematian warga sipil dan kehancuran Gaza."

Ia juga menekankan mengakhiri perang Rusia-Ukraina harus mematuhi hukum internasional dan integritas teritorial negara-negara, dan menambahkan, "Saya yakin kita masih jauh dari solusi."

Terkait serangan AS baru-baru ini terhadap kapal-kapal di dekat Venezuela, Guterres mengatakan serangan tersebut tidak sesuai dengan hukum internasional.

Sementara itu, 4 warga Palestina terluka pada hari Kamis (4/12/2025) dalam serangan oleh tentara Israel dan pemukim ilegal di Tepi Barat yang diduduki, menurut petugas medis, Anadolu melaporkan.

Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan seorang anak berusia 12 tahun terluka di kepala akibat tembakan langsung dalam serangan Israel di Qalqilya, Tepi Barat utara. Ia berada dalam kondisi kritis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Wabah Parasit di Michigan...
Wabah Parasit di Michigan Meluas, Lebih dari 3.300 Orang Terinfeksi
Trump Tuduh China Intervensi...
Trump Tuduh China Intervensi Pilpres AS 2020 sehingga Kalah dari Joe Biden
Rekomendasi
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
Dekopin: Juli Bulan...
Dekopin: Juli Bulan Koperasi, Banyak Daerah Masih Merayakan
Berawal dari Iseng Main...
Berawal dari Iseng Main TikTok, Ini Perjalanan Sukses Kreator Konten Nickysya
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved