PM Israel Netanyahu Akan Kunjungi New York Meski Diancam Ditangkap Zohran Mamdani

Kamis, 04 Desember 2025 - 07:16 WIB
loading...
PM Israel Netanyahu...
PM Israel Benjamin Netanyahu (kiri) tetap akan mengunjungi New York meski wali kota terpilih New York City Zohran Mamdani mengancam akan menangkapnya. Foto/Screenshot video Sky News
A A A
NEW YORK - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada hari Rabu bahwa dia masih berencana untuk mengunjungi New York meskipun wali kota terpilih New York City Zohran Mamdani mengancam akan menangkapnya. Mamdani telah berjanji akan menangkap Netanyahu sesuai dengan surat perintah Pengadilan Kriminal Internasional (ICC).

"Ya, saya akan datang ke New York," kata Netanyahu dalam wawancara virtual dengan forum Dealbook yang diselenggarakan New York Times, seperti dikutip dari AFP, Kamis (4/12/2025).

Ketika ditanya apakah dia akan berusaha berbicara dengan Mamdani, Netanyahu menjawab, "Jika dia berubah pikiran dan mengatakan bahwa kami memiliki hak untuk hidup, itu akan menjadi awal yang baik untuk percakapan."

Baca Juga: Saatnya Menagih Janji Zohran Mamdani Menangkap PM Israel Benjamin Netanyahu

Mamdani, seorang sosialis Partai Demokrat yang akan resmi menjadi wali kota Muslim pertama di New York City pada Januari mendatang, telah berulang kali mengatakan bahwa dia mendukung hak Israel untuk hidup.

Namun, dia menolak untuk mengatakan bahwa Israel memiliki hak untuk menjadi negara Yahudi, dengan mengatakan tidak ada negara yang boleh memiliki "hierarki kewarganegaraan" berdasarkan agama atau faktor lainnya.

Mamdani telah berjanji untuk mengirim Departemen Kepolisian New York (NYPD) untuk menegakkan surat perintah penangkapan terhadap para pemimpin yang dicari oleh ICC, termasuk Netanyahu atau pun Presiden Rusia Vladimir Putin.

ICC yang berbasis di Den Haag tahun lalu menyatakan memiliki dasar yang kuat untuk meyakini Netanyahu bertanggung jawab atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan dalam serangan gencar Israel di Gaza menyusul serangan Hamas yang belum pernah terjadi sebelumnya pada 7 Oktober 2023.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
Soroti Laga Argentina...
Soroti Laga Argentina vs Mesir, Zohran Mamdani: The Pharaohs Dirampok
Konflik AS-Iran Meluas,...
Konflik AS-Iran Meluas, Kuwait Jadi Sasaran Serangan Rudal dan Drone
Bak Film Twilight Saga,...
Bak Film Twilight Saga, Ini Penyebab Langit Kanada Berubah Jadi Oranye
Rekomendasi
Pakar Hukum: Penetapan...
Pakar Hukum: Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa Asal Ada 2 Alat Bukti
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Berita Terkini
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Infografis
Balas Netanyahu, Pejabat...
Balas Netanyahu, Pejabat Arab Saudi: Pindahkan Israel ke Alaska
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved