Mediator Bekerja Keras Dorong Fase Kedua Perjanjian Gencatan Senjata Gaza

Rabu, 03 Desember 2025 - 12:30 WIB
loading...
Mediator Bekerja Keras...
Pemandangan kehancuran di daerah Al-Zarqa, permukiman Al-Tuffah, saat warga Palestina mencoba tinggal di tenda-tenda darurat di atas reruntuhan bangunan di Kota Gaza, Gaza, pada 23 November 2025. Foto/Khames Alrefi/Anadolu Agency
A A A
DOHA - Qatar mengatakan pada hari Selasa (2/12/2025) bahwa para mediator sedang berupaya melangkah ke fase kedua perjanjian gencatan senjata Gaza antara Israel dan Hamas. Upaya itu dilakukan seiring ratusan pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan oleh pasukan Israel di Gaza.

"Upaya mediasi sedang berlangsung untuk memastikan gencatan senjata saat ini tidak runtuh di tengah pelanggaran perjanjian (Israel) yang menimbulkan kekhawatiran," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Majed al-Ansari dalam konferensi pers di Doha.

"Setiap pelanggaran gencatan senjata di Gaza merupakan ancaman bagi kesepakatan dan melemahkan dampaknya," ia memperingatkan.

Dia menegaskan, "Gencatan senjata telah diberlakukan dan kami sedang membangunnya, dan kami berupaya menjadikannya jalur menuju fase kedua perjanjian."

Israel mengaitkan dimulainya negosiasi untuk meluncurkan fase kedua perjanjian gencatan senjata dengan penerimaan jenazah semua tawanannya.

Hamas mengklaim jenazah dua tawanan Israel masih berada di Gaza, sementara Hamas mengatakan telah menyerahkan seluruh 20 tawanan Israel yang masih hidup dan jenazah 28 tawanan yang tewas.

Hamas juga telah menyerahkan satu dari 2 jenazah tawanan terakhir Israel. Pihak Israel telah menerima jenazah tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Nah, Menteri Israel...
Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 6,8...
Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Pulau Tahuna Sulut
Rekomendasi Short Drama...
Rekomendasi Short Drama China, First Marriage Bliss Tayang di V+Short
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
Berita Terkini
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Infografis
Selama Gencatan Senjata...
Selama Gencatan Senjata Paskah, Rusia Diserang Ukraina 1.300 Kali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved