2 Negara Asia Mitra NATO Untung Besar dari Penjualan Senjata

Selasa, 02 Desember 2025 - 20:10 WIB
loading...
2 Negara Asia Mitra...
Senjata anti-pesawat K30 Biho buatan Korea Selatan. Foto/weaponsystems.net
A A A
TOKYO - Mitra NATO, Jepang dan Korea Selatan (Korsel), muncul sebagai dua pasar dengan pertumbuhan tercepat dalam industri persenjataan global. Data itu berdasarkan laporan Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm (SIPRI).

Pendapatan persenjataan global mencapai rekor pada tahun 2024 di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan dorongan persenjataan kembali di seluruh Eropa, menurut studi yang diterbitkan pada hari Senin (1/12/2025).

Pendapatan gabungan dari persenjataan dan layanan militer di 100 produsen teratas dunia melonjak 5,9% tahun lalu ke rekor USD679 miliar, dengan sebagian besar peningkatan berasal dari perusahaan-perusahaan di AS dan Eropa, "karena produsen memanfaatkan permintaan yang tinggi."

Rheinmetall Jerman mencatat pertumbuhan terkuat di Eropa Barat, karena "permintaan yang lebih umum didorong perang di Ukraina dan Gaza, ketegangan geopolitik global dan regional, dan pengeluaran militer yang semakin tinggi," tulis SIPRI.

Perusahaan-perusahaan AS tetap menjadi blok pendapatan terbesar dalam peringkat tersebut, sementara perusahaan-perusahaan Eropa, kecuali Rusia, mencatat kenaikan regional paling tajam karena negara-negara NATO mempercepat pengadaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Sosok Elon Musk, Triliuner...
Sosok Elon Musk, Triliuner Pertama di Dunia Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
Santai Seaplane Buka...
Santai Seaplane Buka Pangkalan di Banyuwangi, Perkuat Konektivitas Wisata Premium
Hendak Demo di Patung...
Hendak Demo di Patung Kuda, Ratusan Mahasiswa Diadang Polisi di Semanggi
Nobar Piala Dunia 2026...
Nobar Piala Dunia 2026 Berlatar Laut Flores Jadi Pengalaman Langka
Berita Terkini
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved