Ribuan Warga Israel Antre Minta Kewarganegaraan Portugal, Apa Sebabnya?

Senin, 01 Desember 2025 - 09:02 WIB
loading...
Ribuan Warga Israel...
Ribuan warga Israel antre untuk meminta kewarganegaraan Portugal. Foto/Tal Gal/Flash90 via Times of Israel
A A A
TEL AVIV - Ribuan warga Israel mengantre di luar Cinema City Glilot di pusat kota Ramat Hasharon pada Jumat pagi pekan lalu. Mereka membuat janji temu dengan Kedutaan Besar Portugal guna mendapatkan kewarganegaraan atau pun memperbarui paspor Portugal.

Antrean mengular dari pintu masuk kompleks hingga ke gedung parkir bawah tanah setelah Kedutaan Besar Portugal mengumumkan akan mengizinkan orang-orang untuk menunggu secara langsung—tanpa penjadwalan sebelumnya—guna mendapatkan janji temu kewarganegaraan atau perpanjangan paspor Portugal pada bulan Desember dan Januari.

Kedutaan Besar Portugal mengumumkan bulan lalu bahwa mereka akan mengadakan acara khusus "Old times are back [Masa lalu telah kembali]", untuk sementara waktu tanpa perlu menggunakan sistem janji temu daring yang selalu kelebihan beban.

Baca Juga: Digempur Rudal Iran, Ribuan Warga Israel Kabur ke Mesir Picu Kemarahan Publik

Dalam sebuah pengumuman di halaman Facebook kedutaan, tertulis bahwa acara tersebut "terbuka untuk semua warga negara Portugal."

Berita tentang kesempatan ini menyebar dengan cepat, menarik lebih banyak orang daripada yang dapat ditampung oleh tempat tersebut, dengan orang-orang mengantre sepanjang hari. Banyak yang tiba sebelum fajar dengan harapan mendapatkan tempat, sementara yang lain kembali setelah melihat antrean yang sangat panjang.

Menurut sebuah unggahan di halaman Facebook Kedutaan Besar Portugal setelah acara tersebut, ribuan warga negara telah dibantu dan tidak ada yang telantar.

Portugal baru-baru ini mengumumkan bahwa, mulai Mei 2026, paspor Portugal akan diperpanjang dari lima menjadi 10 tahun. Namun, mereka yang mengantre pada hari Jumat tetap diharapkan menerima paspor lima tahun berdasarkan aturan yang berlaku saat ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
Berita Terkini
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved