6 Alasan NATO Diprediksi Akan Tetap Menang dalam Perang Melawan Rusia

Senin, 01 Desember 2025 - 04:40 WIB
loading...
A A A
Pelanggaran terbaru di wilayah udara Polandia, Rumania, dan Estonia oleh jet dan drone Rusia telah "menyorotkan prinsip-prinsip pertahanan kolektif NATO", kata Al Jazeera.

Sebagai anggota NATO, serangan drone terhadap salah satu negara tersebut "dapat memicu Pasal 5 perjanjian NATO", yang berarti bahwa semua anggota NATO lainnya, termasuk AS, akan dipaksa, berdasarkan klausul bantuan timbal balik, untuk membantu mereka. Dan, bersama-sama, kekuatan senjata mereka yang besar dapat memberi NATO keunggulan dalam perang habis-habisan.

5. Memiliki Banyak Anggota

Sumber daya NATO juga diperkuat oleh masuknya dua negara anggota baru sejak pecahnya konflik di Ukraina: Finlandia, yang bergabung pada April 2023, dan Swedia, yang diterima pada Maret 2024 setelah perjuangan dua tahun untuk mengatasi veto dari Hongaria dan Turki.

Meskipun keduanya memiliki industri pertahanan yang besar dan kemampuan militer yang maju, kontribusi terbesar yang diberikan kedua anggota baru ini adalah "geostrategis", kata lembaga pemikir Institut Perdamaian AS, lokasi mereka menopang sisi timur laut aliansi yang terekspos dan melindungi negara-negara Baltik, yang dianggap paling rentan terhadap agresi Rusia di masa mendatang.

Namun, selain jumlah pengeluaran pemerintah, bagaimana mereka membelanjakan uang tersebut juga penting. "Kemampuan yang duplikat dan tidak kompatibel" menjadi masalah: terdapat 178 jenis sistem persenjataan dan 17 merek tank yang berbeda di Uni Eropa saja, kata BBC. Kontrak pertahanan cenderung dinegosiasikan bertahun-tahun sebelumnya dan produksi membutuhkan waktu lama sehingga mengatasi inefisiensi dan menggabungkan sumber daya tidak akan cepat atau mudah.

Secara kolektif, 32 anggota NATO dapat mengerahkan “pasukan tempur yang kuat dan modern,” kata Kyiv Independent, “tetapi – setidaknya kontingen Eropanya – menghadapi kekurangan amunisi, industri pertahanan yang terfragmentasi, dan cakupan pertahanan udara yang tidak memadai”.

Tentara Barat, dengan artileri dan kendaraan lapis baja mereka, sudah ketinggalan zaman, sementara "Ukraina-lah yang saat ini mungkin memiliki tentara paling siap tempur di Eropa", tulis Oleg Dunda, anggota parlemen Ukraina, di The Spectator. AS memiliki lebih banyak persenjataan, tetapi tentara Ukraina unik karena telah beradaptasi dengan sistem baru, yang sebagian besar elektronik, dan tak berawak yang merupakan elemen paling sukses dari rentetan serangan Rusia. Potensi invasi ke negara-negara Baltik mungkin tidak melibatkan satu tank pun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
Pesawat Pengebom B-52...
Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh hingga Meledak Dahsyat, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
FIFA Putar Balik Aturan...
FIFA Putar Balik Aturan Aneh usai Insiden Konferensi Pers Hakimi dan Vinicius di Piala Dunia 2026
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Berita Terkini
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved