Eks Bos Mossad Ungkap Cara Menyusup ke Hizbullah dan Membunuh Imad Mughniyeh
Minggu, 30 November 2025 - 13:33 WIB
loading...
A
A
A
Menurut laporan tersebut, Abdullah saat itu sedang mencari peluang ekonomi di luar negeri, yang menciptakan peluang untuk kerja sama.
Setelah beberapa pertemuan, tulis Cohen, dia memberi tahu Abdullah bahwa sebuah perusahaan menawarkan pembayaran untuk "pekerjaan penelitian" tentang Hizbullah.
Abdullah awalnya menolak untuk melakukan apa pun yang menargetkan kelompok tersebut, tetapi akhirnya setuju, memberikan apa yang digambarkan Cohen sebagai beberapa intelijen paling akurat yang pernah diterima Mossad dari dalam Hizbullah.
Cohen mengatakan tugas pertama Abdullah adalah memberikan informasi tentang nasib dua tentara Israel yang ditangkap Hizbullah pada tahun 1986, Rahamim Alsheikh dan Yossi Fink.
Penasihat keamanan Jerman Bernd Schmidbauer sedang memediasi kemungkinan pertukaran tahanan pada saat itu. Menurut Cohen, Abdullah mengonfirmasi bahwa kedua tentara tersebut telah meninggal karena luka-luka mereka, sebuah perkembangan yang mengubah arah negosiasi.
Mantan bos Mossad tersebut menulis bahwa nilai terbesar Abdullah muncul kemudian ketika dia mulai memberikan informasi tentang pergerakan Imad Mughniyeh.
Cohen mengeklaim agen tersebut memberikan peta harian tentang keberadaan Mughniyeh, lingkaran keamanannya, pola perjalanannya di Lebanon dan Suriah, serta detail tentang orang-orang di sekitarnya.
Setelah beberapa pertemuan, tulis Cohen, dia memberi tahu Abdullah bahwa sebuah perusahaan menawarkan pembayaran untuk "pekerjaan penelitian" tentang Hizbullah.
Abdullah awalnya menolak untuk melakukan apa pun yang menargetkan kelompok tersebut, tetapi akhirnya setuju, memberikan apa yang digambarkan Cohen sebagai beberapa intelijen paling akurat yang pernah diterima Mossad dari dalam Hizbullah.
Cohen mengatakan tugas pertama Abdullah adalah memberikan informasi tentang nasib dua tentara Israel yang ditangkap Hizbullah pada tahun 1986, Rahamim Alsheikh dan Yossi Fink.
Penasihat keamanan Jerman Bernd Schmidbauer sedang memediasi kemungkinan pertukaran tahanan pada saat itu. Menurut Cohen, Abdullah mengonfirmasi bahwa kedua tentara tersebut telah meninggal karena luka-luka mereka, sebuah perkembangan yang mengubah arah negosiasi.
Mantan bos Mossad tersebut menulis bahwa nilai terbesar Abdullah muncul kemudian ketika dia mulai memberikan informasi tentang pergerakan Imad Mughniyeh.
Cohen mengeklaim agen tersebut memberikan peta harian tentang keberadaan Mughniyeh, lingkaran keamanannya, pola perjalanannya di Lebanon dan Suriah, serta detail tentang orang-orang di sekitarnya.
Lihat Juga :