Trump dan Maduro Diam-diam Teleponan saat AS-Venezuela di Ambang Perang

Minggu, 30 November 2025 - 06:16 WIB
loading...
A A A
Laporan tentang panggilan telepon Trump-Maduro muncul sehari setelah presiden AS mengatakan upaya untuk menghentikan perdagangan narkoba Venezuela melalui darat sudah di ambang pintu, yang semakin meningkatkan ketegangan dengan Caracas.

“Anda mungkin memperhatikan bahwa orang-orang tidak ingin mengirimkan melalui laut, dan kami akan mulai menghentikan mereka melalui darat,” katanya dalam sambutannya kepada pasukan AS, seraya menambahkan: “Juga melalui darat lebih mudah, tetapi itu akan segera dimulai.”

Sementara itu, Trump mengatakan pada hari Sabtu bahwa wilayah udara di atas dan di sekitar Venezuela harus dianggap "ditutup seluruhnya", tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut karena Washington meningkatkan tekanan pada pemerintahan Maduro.

"Kepada semua maskapai penerbangan, pilot, pengedar narkoba, dan pedagang manusia, mohon pertimbangkan wilayah udara di atas dan di sekitar Venezuela akan ditutup seluruhnya," kata Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social.

Para pejabat AS yang dihubungi Reuters terkejut dengan pengumuman Trump dan tidak mengetahui adanya operasi militer AS yang sedang berlangsung untuk memberlakukan penutupan wilayah udara Venezuela. Pentagon tidak menanggapi permintaan komentar dan Gedung Putih tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.

Kementerian Komunikasi Venezuela, yang menangani semua pertanyaan pers untuk pemerintah, tidak segera membalas permintaan komentar atas unggahan Trump.

David Deptula, pensiunan letnan jenderal yang memimpin zona larangan terbang di atas Irak utara pada tahun 1998 dan 1999, mengatakan pengumuman Trump menimbulkan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selat Hormuz Makin Tidak...
Selat Hormuz Makin Tidak Aman, Harga Minyak Terus Melonjak
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Iran Ancam Negara-negara...
Iran Ancam Negara-negara Teluk untuk Tidak Jadi Arena bagi Serangan AS
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Trump Belum Nonton Piala...
Trump Belum Nonton Piala Dunia 2026 di Stadion, Presiden FIFA: Berpotensi Picu Pertanyaan Publik
AS Serang Iran, Ledakan...
AS Serang Iran, Ledakan Hebat Terdengar di Bandara Abbas hingga Pulau Qeshm
Pesawat Cessna Jatuh...
Pesawat Cessna Jatuh di Hutan, 10 Orang Tewas
Rekomendasi
Keamanan Jadi Faktor...
Keamanan Jadi Faktor Utama Nasabah Memilih Bank Digital
Trump Belum Nonton Piala...
Trump Belum Nonton Piala Dunia 2026 di Stadion, Presiden FIFA: Berpotensi Picu Pertanyaan Publik
The Missing Miracle...
The Missing Miracle Doctor, Microdrama Aksi Penuh Misteri, Cuma di V+Short
Berita Terkini
Pakar Militer Ungkap...
Pakar Militer Ungkap Pertarungan Sangat Sengit AS dan Iran untuk Berebut Selat Hormuz
3 Fakta Kebakaran Bar...
3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
Selat Hormuz Makin Tidak...
Selat Hormuz Makin Tidak Aman, Harga Minyak Terus Melonjak
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Iran Ancam Negara-negara...
Iran Ancam Negara-negara Teluk untuk Tidak Jadi Arena bagi Serangan AS
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved