Trump Perintahkan Tutup Wilayah Udara Venezuela, Akankah Invasi AS Dimulai?
Sabtu, 29 November 2025 - 21:09 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, pengumuman Trump ini menyusul keputusan Venezuela untuk mencabut izin operasi enam maskapai penerbangan internasional setelah mereka menangguhkan penerbangan ke negara tersebut menyusul peringatan AS tentang risiko wilayah udara.
Pekan lalu, Badan Penerbangan Federal AS (FAA) memperingatkan adanya "situasi yang berpotensi berbahaya" di wilayah udara Venezuela akibat "situasi keamanan yang memburuk dan meningkatnya aktivitas militer".
Venezuela menyatakan bahwa FAA tidak memiliki yurisdiksi atas wilayah udaranya, tetapi keputusan tersebut menyebabkan beberapa maskapai menangguhkan penerbangan ke negara Amerika Selatan tersebut tanpa batas waktu mulai 24 hingga 28 November, menurut Marisela de Loaiza, presiden Asosiasi Maskapai Penerbangan di Venezuela.
Otoritas penerbangan sipil Venezuela mengatakan pada Rabu malam bahwa izin penerbangan Iberia (Spanyol), TAP (Portugal), Avianca (Kolombia), LATAM (Cile dan Brasil), Gol (Brasil), dan Turkish Airlines (Turkish Airlines) akan dicabut.
Otoritas tersebut menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil terhadap maskapai-maskapai tersebut karena bergabung dengan "tindakan terorisme negara yang dipromosikan oleh pemerintah Amerika Serikat".
Pekan lalu, Badan Penerbangan Federal AS (FAA) memperingatkan adanya "situasi yang berpotensi berbahaya" di wilayah udara Venezuela akibat "situasi keamanan yang memburuk dan meningkatnya aktivitas militer".
Venezuela menyatakan bahwa FAA tidak memiliki yurisdiksi atas wilayah udaranya, tetapi keputusan tersebut menyebabkan beberapa maskapai menangguhkan penerbangan ke negara Amerika Selatan tersebut tanpa batas waktu mulai 24 hingga 28 November, menurut Marisela de Loaiza, presiden Asosiasi Maskapai Penerbangan di Venezuela.
Otoritas penerbangan sipil Venezuela mengatakan pada Rabu malam bahwa izin penerbangan Iberia (Spanyol), TAP (Portugal), Avianca (Kolombia), LATAM (Cile dan Brasil), Gol (Brasil), dan Turkish Airlines (Turkish Airlines) akan dicabut.
Otoritas tersebut menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil terhadap maskapai-maskapai tersebut karena bergabung dengan "tindakan terorisme negara yang dipromosikan oleh pemerintah Amerika Serikat".
(ahm)
Lihat Juga :