Siap Perang Melawan AS, Maduro Galang Kekuatan di Venezuela

Kamis, 27 November 2025 - 09:03 WIB
loading...
A A A
"Pawai Bendera dan Pedang Pembebasan Simon Bolivar" membawa ribuan orang ke jalan-jalan Caracas dan kota-kota lain saat para demonstran memprotes apa yang mereka gambarkan sebagai penumpukan militer AS yang berbahaya di Karibia. Para demonstran membawa bendera Venezuela berukuran besar, gambar Maduro, dan spanduk yang mengecam tindakan Washington.

Maduro berpidato di hadapan para pendukungnya dengan menyatakan "Kegagalan bukanlah pilihan", sebuah unjuk rasa yang disengaja untuk menandakan kesiapan menghadapi konfrontasi militer. Kemunculannya memperkuat narasi pemerintah bahwa Venezuela menghadapi ancaman eksistensial dari luar negeri.

Ketegangan antara Washington dan Caracas telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Pada hari Senin, AS secara resmi menetapkan Cartel de los Soles sebagai FTO, dengan alasan dugaan hubungan antara jaringan tersebut dan pejabat senior Venezuela, termasuk Maduro. Dengan demikian, Maduro dan sekutu-sekutunya di pemerintahan juga ditetapkan sebagai anggota organisasi teroris.

Caracas segera menolak langkah tersebut, menyebutnya sebagai dalih yang dibuat-buat untuk intervensi dan upaya untuk melemahkan kedaulatan Venezuela.

Secara terpisah, AS telah mengerahkan kapal induk terbesar di dunia; USS Gerald R Ford, beserta kelompok tempurnya ke wilayah tersebut. Para pejabat menggambarkan pengerahan tersebut sebagai bagian dari operasi antiperdagangan narkoba.

Sejak akhir Agustus, pasukan AS telah melakukan serangan terhadap kapal-kapal yang diduga melakukan perdagangan narkoba, yang menurut Washington seringkali berasal dari Venezuela.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 4.118 Orang, 16.740 Terluka
Tersingkir dari Piala...
Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Pemain Kolombia Dapat Ancaman Pembunuhan
Rekomendasi
Tokenisasi ETF Buka...
Tokenisasi ETF Buka Akses Lebih Mudah Investasi S&P 500 dan Nasdaq
Dakwaan dr Tifa dan...
Dakwaan dr Tifa dan Batas Negara Memidanakan Pendapat di Dialog Televisi
Pegadaian Raih Penghargaan...
Pegadaian Raih Penghargaan Top Company in Bullion Bank Industry 2026 Berkat Kontribusi Nyata pada Asta Cita
Berita Terkini
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved