15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Salah Satunya Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia

Rabu, 26 November 2025 - 14:43 WIB
loading...
A A A
Noriega dihukum karena perdagangan narkoba dan menjalani hukuman 17 tahun di penjara Miami, kemudian diekstradisi ke Prancis di mana ia menjalani hukuman 7 tahun atas tuduhan pencucian uang, dan akhirnya kembali ke Panama dan meninggal pada tahun 2017 di usia 83 tahun.

12. Intervensi di Yugoslavia

Setelah runtuhnya komunisme di Eropa Timur, Yugoslavia terpecah belah dalam serangkaian perang saudara yang menciptakan 7 negara merdeka: Slovenia, Kroasia, Bosnia dan Herzegovina, Serbia, Montenegro, Makedonia Utara, dan Kosovo. Dua kali selama perang ini, Amerika Serikat terlibat dalam pertempuran bersama sekutu NATO-nya.

Pada tahun 1995, Aliansi Barat melancarkan serangan udara terhadap pasukan Serbia dalam perang saudara Bosnia, memaksa mereka untuk menerima perjanjian damai. Pada tahun 1999, NATO mengulangi tindakan ini untuk memaksa Serbia menarik diri dari Kosovo, yang telah dinyatakan sebagai negara merdeka. Dalam kedua kasus tersebut, intervensi Barat dilakukan setelah kekejaman dan pembersihan etnis yang dilakukan Serbia.

13. Perang Teluk

AS dan sekutunya berperang dua kali melawan Irak. Perang Teluk pertama terjadi pada tahun 1990-1991 ketika Irak menginvasi Kuwait dan mengancam ladang minyak Saudi. Koalisi internasional pimpinan AS membebaskan Kuwait. Perang koalisi kedua melawan Irak terjadi pada tahun 2003-2011 untuk menggulingkan diktator Saddam Hussein dari kekuasaan dan mencari dugaan program senjata pemusnah massal.

Pasukan AS tetap berada di Irak untuk menstabilkan negara dan memerangi terorisme hingga tahun 2021. Beberapa pasukan hingga saat ini masih bertugas sebagai bagian dari pelatihan militer Irak.

14. Perang di Afghanistan

Amerika Serikat dan mitra koalisinya menginvasi Afghanistan pada tahun 2001 untuk menggulingkan Taliban dari kekuasaan dan berupaya menangkap Osama bin Laden, dalang teroris serangan 9/11.

Perang tersebut berlangsung selama 20 tahun hingga Presiden Biden menarik pasukan Amerika pada tahun 2021. Tak lama kemudian, Taliban kembali menguasai negara tersebut.

15. Perang Korea

Pada akhir Perang Dunia II, Korea terbagi menjadi dua negara. Korea Utara yang komunis melancarkan serangan mendadak ke Korea Selatan pada tahun 1950. Amerika Serikat dan koalisi multinasional terlibat dalam perang yang tidak dideklarasikan dari tahun 1950-1953 yang melibatkan China dan mengakibatkan kembalinya status quo.

Meskipun kita menyebut konflik yang keras dan mahal ini sebagai perang, konflik ini tidak memenuhi definisi hukum perang AS karena Kongres tidak pernah mengesahkan deklarasi perang resmi.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Ungguli Australia 2-0 di Babak Pertama
Berita Terkini
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved