Lebanon Hadapi Perang Atrisi, Bersiap untuk Potensi Eskalasi Israel

Rabu, 26 November 2025 - 06:33 WIB
loading...
Lebanon Hadapi Perang...
Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam. Foto/anadolu
A A A
BEIRUT - Perdana Menteri Nawaf Salam menegaskan Lebanon menghadapi "perang atrisi" yang dilancarkan Israel. Dia menyerukan semua tindakan pencegahan yang diperlukan untuk menghadapi potensi eskalasi Israel.

Perang atrisi merupakan strategi militer yang bertujuan melemahkan lawan melalui pengeluaran sumber daya secara terus-menerus dan menimbulkan kerugian hingga kemampuan musuh untuk bertempur hancur.

"Kita berada dalam perang yang semakin cepat dan telah mengambil bentuk perang atrisi sepihak oleh Israel," ujar Salam dalam konferensi pers setelah kunjungan inspeksi ke Pelabuhan Beirut.

"Kami akan berupaya memobilisasi lebih banyak dukungan Arab dan internasional untuk menghentikan serangan-serangan ini dan mendorong penarikan Israel," tegas dia dalam komentarnya yang dikutip kantor berita negara NNA.

Pada hari Minggu, lima orang tewas dan 28 lainnya luka-luka dalam serangan udara Israel yang menargetkan komandan senior Hizbullah, Haitham Tabatabai, di Beirut selatan.

Ketegangan di Lebanon selatan telah meningkat selama berminggu-minggu, dengan militer Israel mengintensifkan serangan udara hampir setiap hari di wilayah Lebanon, yang diklaim menargetkan anggota dan infrastruktur Hizbullah.

Menurut Kementerian Kesehatan Lebanon, sebanyak 331 orang tewas dan 945 orang terluka akibat tembakan Israel sejak kesepakatan gencatan senjata berlaku pada 27 November 2024.

Salam menggambarkan Pelabuhan Beirut sebagai "kenangan dan masa depan kota ini."

“Pemerintah sedang berupaya untuk pemulihan ekonomi Lebanon, dan salah satu pilar utamanya adalah mengembangkan dan memodernisasi Pelabuhan Beirut," ujarnya.

Dia menjelaskan, "Prioritas kami adalah menempatkan Lebanon dan Pelabuhan Beirut di peta rute transportasi di Levant."

Salam mengatakan ia mencapai kesepakatan dengan Bank Dunia pekan lalu untuk menyusun studi tentang hubungan transportasi antara Lebanon dan wilayah sekitarnya, yang mencakup pelabuhan laut, bandara, dan jalur darat.

Sektor perkeretaapian Lebanon telah sepenuhnya tidak aktif sejak perang saudara di negara itu pada tahun 1970-an dan 1980-an, meskipun pernah berfungsi sebagai jaringan vital yang menghubungkan kota-kota pesisir dan pedalaman serta memfasilitasi perdagangan dan perjalanan.

Lima tahun setelah ledakan pelabuhan, sebagian besar Pelabuhan Beirut masih berupa puing-puing yang terbengkalai.

Ledakan pada Agustus 2020 menewaskan lebih dari 220 orang dan melukai 7.000 orang. Investigasi yudisial atas penyebab dan tanggung jawabnya belum selesai.

Baca juga: 90% Warga Gaza Bertahan Hidup Hanya dengan 1 Kali Makan Sehari
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
PM Belanda Rob Jetten...
PM Belanda Rob Jetten Minta Maaf kepada Tentara Maluku
Rekomendasi
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN...
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN Gandeng LPDP Kirim Mahasiswa ke China
Stimulus Jumbo Lintas...
Stimulus Jumbo Lintas Sektor Rp26,34 Triliun Resmi Meluncur, Berikut Rincian Alokasinya
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved