Bos FBI Kerahkan Agen Elite SWAT untuk Lindungi Pacarnya, Picu Kecaman

Senin, 24 November 2025 - 14:24 WIB
loading...
Bos FBI Kerahkan Agen...
Direktur FBI Amerika Serikat Kash Patel dikecam setelah mengerahkan agen elite SWAT hanya untuk melindungi pacarnya, Alexis Wilkins, yang statusnya bukan pejabat pemerintah. Foto/Facebook Alexis Wilkins
A A A
WASHINGTON - Direktur Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat Kash Patel dikecam setelah mengerahkan agen elite SWAT hanya untuk melindungi pacarnya, penyanyi country Alexis Wilkins. Patel juga menggunakan jet biro investigasi tersebut untuk sang kekasih meski statusnya bukan pejabat pemerintah.

"Tidak ada pembenaran yang sah untuk ini," kecam mantan agen senior FBI Christopher O'Leary kepada MS NOW. "Wilkins bukan pasangannya, tidak tinggal serumah atau bahkan sekota," katanya lagi.

Baca Juga: Gereja Michigan AS Ditembaki dan Dibakar, 4 Orang Tewas, 100 Agen FBI Dikerahkan

Patel dilaporkan menggunakan jet FBI senilai USD60 juta untuk berkencan dengan kekasihnya tersebut pada bulan lalu.

"Penggunaan GV Jet yang berlebihan oleh [Kash Patel] untuk petualangan pribadinya dan penugasan agen khusus berkualifikasi SWAT untuk menjaga pacarnya menunjukkan kurangnya pengalaman kepemimpinan, penilaian, dan kerendahan hatinya," katanya, yang dikutip The New York Times, Senin (24/11/2025).

Insiden paling terkenal terjadi di konvensi tahunan National Rifle Association (NRA) di Atlanta, di mana Wilkins menyanyikan lagu kebangsaan. Dia tiba bersama dua agen SWAT FBI dari kantor lapangan setempat yang dikirim atas perintah Patel. Agen-agen ini adalah personel elite yang biasanya dikerahkan untuk penyelamatan sandera dan misi berisiko tinggi lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Iran Beberkan Alasan...
Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump
Rekomendasi
Pengembangan Sektor...
Pengembangan Sektor Maritim di Indonesia Butuh Data yang Komprehensif
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved