Kisah Pangeran Brunei Jefri Bolkiah Hidup Mewah dengan 40 Selir Cantik di Istana
Minggu, 23 November 2025 - 09:20 WIB
loading...
A
A
A
Pada tahun 1997, mantan Miss USA Shannon Marketic menjadi berita utama setelah dia menggugat Pangeran Jefri. Perempuan itu mengeklaim dia menerima pekerjaan bergaji USD3.000 per hari di Brunei untuk melakukan "pekerjaan promosi"—tetapi akhirnya berada di sana sebagai "budak seks".
Dia mengaku dipaksa berdansa setiap malam bersama enam perempuan AS lainnya dan dilecehkan. Dia mengatakan kepada majalah People bahwa dia juga dibius selama berada di negara itu.
"Akan menjadi kehormatan terbesar dalam hidup saya jika saya diizinkan tidur dengan Jefri, karena dia setengah manusia, setengah dewa, seperti Yesus Kristus bagi umat Kristen," klaimnya seperti yang dikatakan seorang ajudan kerajaan kepadanya.
Shannon, yang dilaporkan dilarang meninggalkan Brunei karena menolak untuk menjadi pelacur, mengatakan dia menderita "penderitaan mental" dan trauma lainnya setelah kejadian tersebut. Namun, gugatannya kandas karena Pangeran Jefri memiliki kekebalan diplomatik.
Pangeran Jefri, yang gemar bermain polo, dilaporkan memiliki lebih dari 2.000 mobil yang dibuat khusus ketika berada di puncak kekayaannya—termasuk armada Bentley, Ferrari, dan Rolls-Royce.
Menurut laporan Vanity Fair, sang pangeran juga dilaporkan telah membeli 17 jet pribadi, pena emas putih erotis, dan berbagai barang mewah lainnya.
Sang pangeran dulunya menjabat sebagai kepala Badan Investasi Brunei (BIA). Namun, kejayaannya runtuh ketika dia dituduh melakukan pencurian oleh pemerintah Brunei yang dipimpin kakaknya. Menurut pemerintah, Jefri telah menggelapkan dana sebesar USD14,8 miliar selama masa jabatannya sebagai menteri keuangan antara tahun 1986 hingga 1998.
Namun, pangeran playboy itu mengeklaim Sultan Hassanal Bolkiah telah mengizinkan penarikan uang apa pun, tetapi sang kakak. Hal itulah yang menyebabkan kedua bersaudara itu berselisih selama bertahun-tahun.
Dia mengaku dipaksa berdansa setiap malam bersama enam perempuan AS lainnya dan dilecehkan. Dia mengatakan kepada majalah People bahwa dia juga dibius selama berada di negara itu.
"Akan menjadi kehormatan terbesar dalam hidup saya jika saya diizinkan tidur dengan Jefri, karena dia setengah manusia, setengah dewa, seperti Yesus Kristus bagi umat Kristen," klaimnya seperti yang dikatakan seorang ajudan kerajaan kepadanya.
Shannon, yang dilaporkan dilarang meninggalkan Brunei karena menolak untuk menjadi pelacur, mengatakan dia menderita "penderitaan mental" dan trauma lainnya setelah kejadian tersebut. Namun, gugatannya kandas karena Pangeran Jefri memiliki kekebalan diplomatik.
Pangeran Jefri Mengoleksi 2.000 Mobil
Pangeran Jefri, yang gemar bermain polo, dilaporkan memiliki lebih dari 2.000 mobil yang dibuat khusus ketika berada di puncak kekayaannya—termasuk armada Bentley, Ferrari, dan Rolls-Royce.
Menurut laporan Vanity Fair, sang pangeran juga dilaporkan telah membeli 17 jet pribadi, pena emas putih erotis, dan berbagai barang mewah lainnya.
Sang pangeran dulunya menjabat sebagai kepala Badan Investasi Brunei (BIA). Namun, kejayaannya runtuh ketika dia dituduh melakukan pencurian oleh pemerintah Brunei yang dipimpin kakaknya. Menurut pemerintah, Jefri telah menggelapkan dana sebesar USD14,8 miliar selama masa jabatannya sebagai menteri keuangan antara tahun 1986 hingga 1998.
Namun, pangeran playboy itu mengeklaim Sultan Hassanal Bolkiah telah mengizinkan penarikan uang apa pun, tetapi sang kakak. Hal itulah yang menyebabkan kedua bersaudara itu berselisih selama bertahun-tahun.
Lihat Juga :