Ancaman Baru Terus Bermunculan, Aliansi E5 Ditingkatkan Koordinasi

Sabtu, 15 November 2025 - 20:45 WIB
loading...
Ancaman Baru Terus Bermunculan,...
Ancaman baru terus bermunculan, Alinasi E5 tingkatkan koordinasi. Foto/X/NATO
A A A
LONDON - Menteri Pertahanan Inggris John Healey memperingatkan bahwa Eropa menghadapi “era ancaman baru” seiring “agresi Rusia meningkat, (dan) perang di Ukraina terus berkecamuk.” Itu menunjukkan bahwa Inggris terus mengonsolidasikan kekuatan dengan aliansinya, salah satunya adalah E5.

Berbicara bersama rekan-rekan dari kelompok E5—Prancis, Jerman, Italia, dan Polandia—Healey mengatakan di Berlin bahwa “ancaman terhadap negara-negara kami dan terhadap Eropa semakin meningkat dengan serangan pesawat nirawak yang sembrono ke Polandia, jet-jet tempur Rusia yang terbang di atas Estonia, dan negara-negara NATO yang berkonsultasi melalui Pasal Empat, bukan hanya sekali, tetapi dua kali.”

Ia mengatakan E5 kini "lebih penting... daripada tahun lalu," dan menambahkan bahwa negara-negara anggota akan "terus memperkuat E5 di tahun mendatang."

Baca Juga: AS Tangkap 150 Predator Seks dalam Operasi Dirtbag

Inggris, katanya, "sangat serius dalam mempertahankan Eropa," menjanjikan tindakan melalui NATO maupun penempatan bilateral dengan sekutu E5.

Ia juga mengonfirmasi penempatan pasukan anti-drone baru menyusul serangan baru-baru ini, dengan mencatat bahwa para spesialis telah dikirim ke Denmark dan Belgia, sementara anggota Resimen ke-12 kini beroperasi di Finlandia.

Resimen ke-12 adalah unit pertahanan udara Angkatan Darat Inggris yang berspesialisasi dalam mendeteksi dan menetralisir drone.

Di setidaknya sepuluh negara Eropa, termasuk Lituania, Latvia, Estonia, dan Jerman, laporan drone tak dikenal yang terbang di atas wilayah udara telah melonjak dalam beberapa bulan terakhir, meningkatkan kekhawatiran tentang kerentanan pertahanan udara NATO dan Uni Eropa yang lebih luas.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Sosial Ekonomi Perbatasan dengan Malaysia
Ini Isi Perjanjian Damai...
Ini Isi Perjanjian Damai AS-Iran yang Diklaim Trump, Tak Ada Ganti Rugi Perang
Rekomendasi
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Hari Kedua Diserbu Talenta Muda Berprestasi
Jadwal Piala Dunia 2026:...
Jadwal Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao, Belanda Ditantang Jepang
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Berita Terkini
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved