Jenderal Israel yang Bocorkan Video Penyiksaan Tahanan Palestina Mencoba Bunuh Diri
Senin, 10 November 2025 - 13:01 WIB
loading...
A
A
A
“Hidupnya tidak bahagia,” katanya tentang jenderal perempuan yang dipermalukan itu.
Levy juga merespons tuduhan yang dialamatkan pada Tomer-Yerushalmi, dengan mengatakan: "Jika dia melakukan pelanggaran, ini akan memengaruhi penampilan dan perilaku tentara.”
“Kami mengirim anak-anak kami ke organisasi yang memastikan tidak ada yang membocorkan informasi, dan itulah mengapa kami menyelidikinya,” imbuh dia.
Menurut laporan Ynet, polisi diperkirakan akan meminta pengadilan untuk menerapkan ketentuan tahanan rumah di rumah sakit, dan menuntut agar paspornya disita untuk mencegahnya melarikan diri dari Israel.
Seorang pejabat senior polisi yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada Ynet bahwa rawat inap Tomer-Yerushalmi telah meningkatkan kekhawatiran penegak hukum bahwa dia mungkin mencoba menghalangi penyelidikan atas kebocoran video tersebut.
Tomer-Yerushalmi dituduh melakukan penipuan dan pelanggaran kepercayaan, penyalahgunaan jabatan, menghalangi proses pengadilan, dan pengungkapan materi yang melanggar hukum atas perannya dalam kebocoran video tersebut.
Dia ditangkap pada 2 November setelah menghilang di lepas pantai Hatzuk, dekat Tel Aviv, selama beberapa jam. Hal ini membuat polisi khawatir dia telah bunuh diri.
Ketika akhirnya ditemukan di dekat Herzliya, petugas penegak hukum tidak dapat menemukan ponselnya. Hal ini membuat mereka menduga bahwa insiden tersebut merupakan upaya rekayasa bunuh diri atau percobaan bunuh diri sambil membuang bukti digital terkait kebocoran video dan upaya penyembunyian selanjutnya.
Levy juga merespons tuduhan yang dialamatkan pada Tomer-Yerushalmi, dengan mengatakan: "Jika dia melakukan pelanggaran, ini akan memengaruhi penampilan dan perilaku tentara.”
“Kami mengirim anak-anak kami ke organisasi yang memastikan tidak ada yang membocorkan informasi, dan itulah mengapa kami menyelidikinya,” imbuh dia.
Menurut laporan Ynet, polisi diperkirakan akan meminta pengadilan untuk menerapkan ketentuan tahanan rumah di rumah sakit, dan menuntut agar paspornya disita untuk mencegahnya melarikan diri dari Israel.
Seorang pejabat senior polisi yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada Ynet bahwa rawat inap Tomer-Yerushalmi telah meningkatkan kekhawatiran penegak hukum bahwa dia mungkin mencoba menghalangi penyelidikan atas kebocoran video tersebut.
Tomer-Yerushalmi dituduh melakukan penipuan dan pelanggaran kepercayaan, penyalahgunaan jabatan, menghalangi proses pengadilan, dan pengungkapan materi yang melanggar hukum atas perannya dalam kebocoran video tersebut.
Dia ditangkap pada 2 November setelah menghilang di lepas pantai Hatzuk, dekat Tel Aviv, selama beberapa jam. Hal ini membuat polisi khawatir dia telah bunuh diri.
Ketika akhirnya ditemukan di dekat Herzliya, petugas penegak hukum tidak dapat menemukan ponselnya. Hal ini membuat mereka menduga bahwa insiden tersebut merupakan upaya rekayasa bunuh diri atau percobaan bunuh diri sambil membuang bukti digital terkait kebocoran video dan upaya penyembunyian selanjutnya.
Lihat Juga :