Inilah Kerajaan Eswatini, yang Rajanya Poligami Gila-gilaan hingga 70 Istri

Senin, 10 November 2025 - 11:34 WIB
loading...
Inilah Kerajaan Eswatini,...
Pemimpin Kerajaan Eswatini, Raja Mswati III memiliki 15 istri dan 35 anak. Sedangkan pendahulunya, Raja Sobhuza II memiliki 70 istri dan ratusan anak. Foto/Nairobi News
A A A
JAKARTA - Kerajaan Eswatini adalah satu-satunya monarki absolut yang tersisa di benua Afrika. Awalnya kerajaan ini bernama Swaziland.

Berlokasi di Afrika bagian selatan, kerajaan kecil ini terkenal karena kebiasaan para rajanya yang melakukan poligami gila-gilaan.

Bagi rakyat Eswatini, banyak istri bukanlah aib, melainkan simbol kekuasaan, kesuburan, dan persatuan suku. Sedangkan bagi rajanya, poligami bukan sekadar urusan cinta, tetapi juga alat politik untuk mengikat kesetiaan.

Baca Juga: Siapa Mswati III? Raja Eswatini yang Memiliki 15 Istri dan 36 Anak untuk Mempersatukan Negaranya

Sejarah Singkat Kerajaan Eswatini


Kerajaan Eswatini berakar dari abad ke-18, ketika Raja Ngwane III mempersatukan berbagai suku Bantu di wilayah pegunungan selatan Afrika. Dari sanalah lahir Dinasti Dlamini, yang garis keturunannya memerintah Kerajaan Eswatini sekarang ini.

Kerajaan Eswatini awalnya bernama Swaziland, nama yang diambil dari Raja Mswati II (1840–1868), yang memperluas wilayah kerajaan.

Pada 2018, putranya usianya terpaut jauh, Raja Mswati III, mengganti nama kerajaan atau negara kecil itu menjadi Eswatini. Tujuannya untuk menegaskan identitas nasional setelah era kolonial.

Sekadar diketahui, kerajaan ini pernah dijajah secara tidak langsung oleh Inggris melalui sistem protektorat dari tahun 1903 hingga 1968.

Berbeda dari monarki konstitusional seperti Inggris atau Jepang, Eswatini masih menganut monarki absolut. Artinya, raja memegang kekuasaan penuh atas politik, ekonomi, dan hukum—termasuk dalam hal memilih banyak istri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
Pria China Hajar Brutal...
Pria China Hajar Brutal Pekerja Seks Thailand karena Ternyata Laki-laki
Aneh tapi Nyata, Anjing...
Aneh tapi Nyata, Anjing Menembak Seorang Wanita di AS
Kisah Penipu Paling...
Kisah Penipu Paling Setia: Palsukan Slip Pembayaran RS hingga 4 Tahun demi Selamatkan Nyawa Istri
Pecah Rekor, Berlian...
Pecah Rekor, Berlian Langka Ocean Dream Terjual Rp302,7 Miliar
Tanda-tanda Lempeng...
Tanda-tanda Lempeng Tektonik Baru Lahir di Afrika Ditemukan
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved