Pakistan dan Afghanistan di Ambang Perang Terbuka setelah Perundingan Istanbul Gagal

Minggu, 09 November 2025 - 09:38 WIB
loading...
Pakistan dan Afghanistan...
Pakistan dan Afghanistan di ambang perang terbuka setelah perundingan damai di Istanbul berakhir dengan kegagalan. Foto/Screenshot video Al Jazeera
A A A
KABUL - Pakistan dan Afghanistan—yang dipimpin Taliban—sedang di ambang perang terbuka setelah perundingan damai di Istanbul berakhir dengan kebuntuan. Taliban menyinggung ketidaktulusan Islamabad dan upaya terselubungnya untuk mengalihkan kesalahan kepada Kabul.

Taliban, yang memimpin Emirat Islam Afghanistan, telah mengeluarkan pernyataan tegas yang menuduh Pakistan menghalangi kemajuan dan bertindak tidak bertanggung jawab meskipun ada upaya mediasi oleh Turki dan Qatar.

Dalam klarifikasi resminya yang dirilis oleh juru bicara pemerintah Taliban Zabihullah Mujahid pada Sabtu, Afghanistan menyatakan terima kasih kepada Republik Turki dan Qatar atas penyelenggaraan dan mediasi perundingan tersebut.

Baca Juga: Bentrok Sengit di Perbatasan, 5 Tentara Pakistan dan 25 Milisi Afghanistan Tewas

Menurutnya, perwakilan Afghanistan telah menghadiri diskusi dengan itikad baik dan dengan wewenang yang sesuai pada 6 dan 7 November, dengan harapan Pakistan akhirnya akan mendekati masalah ini secara serius dan konstruktif.

Namun, imbuh dia, Pakistan sekali lagi menunjukkan sikap tidak bertanggung jawab dan tidak kooperatif. "Berusaha menyerahkan semua tanggung jawab terkait keamanannya kepada pemerintah Afghanistan, tidak bersedia bertanggung jawab atas keamanan Afghanistan maupun keamanannya sendiri," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Majelis Ulama Senior...
Majelis Ulama Senior Iran Serukan Pembunuhan Donald Trump dan Netanyahu
Terungkap, AS Sempat...
Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran
Rekomendasi
Transisi Energi, Prabowo...
Transisi Energi, Prabowo Akan Luncurkan BBM B50 pada 9 Juli 2026
Menteri LH Jumhur Hidayat...
Menteri LH Jumhur Hidayat Berharap Ada Moratorium Penebangan Hutan
Asal Usul Bacaan Basmalah,...
Asal Usul Bacaan Basmalah, Ternyata Pertama Kali Ditulis oleh Nabi Sulaiman AS
Berita Terkini
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved