Trump Sebut Kelompok Yahudi yang mendukung Zohran Mamdani sebagai Orang Bodoh
Rabu, 05 November 2025 - 15:22 WIB
loading...
A
A
A
Kemenangan Mamdani diraih di tengah serangan sengit terhadap kebijakan dan warisan Muslimnya dari para elit bisnis, komentator media konservatif, dan Trump sendiri.
“Jika ada yang bisa menunjukkan kepada bangsa yang dikhianati Donald Trump cara mengalahkannya, kota itulah yang melahirkannya,” kata Mamdani dalam pidato kemenangannya kepada para pendukung.
Baca Juga: 7 Tantangan Zohran Mamdani Memimpin Kota New York, Salah Satunya Pajak bagi Orang Kaya
“Di masa kegelapan politik ini, New York akan menjadi cahayanya.”
Kemenangan Partai Demokrat dalam pemilihan gubernur di Virginia dan New Jersey menunjukkan adanya pergeseran suasana politik menjelang pemilihan paruh waktu tahun depan, di mana kendali Kongres akan diperebutkan.
Dalam kemenangan penting lainnya bagi Partai Demokrat, para pemilih di California menyetujui usulan penggambaran ulang distrik pemilihan dalam upaya menetralkan upaya gerrymandering yang diperintahkan Trump di negara bagian lain.
Trump menolak bertanggung jawab atas hasil pemilu hari Selasa. Dalam sebuah unggahan di jejaring sosial Truth Social miliknya, ia mengutip "lembaga survei" anonim yang menyatakan bahwa kekalahan Partai Republik disebabkan oleh penutupan pemerintah dan fakta bahwa namanya sendiri tidak tercantum dalam surat suara.
Pemimpin minoritas DPR, Hakeem Jeffries, mengatakan, "Partai Demokrat sedang menggilas Donald Trump dan ekstremis Republik di seluruh negeri," menulis di kolom X bahwa "Partai Demokrat telah kembali."
Mamdani, seorang anggota parlemen negara bagian untuk wilayah Queens, New York, menarik perhatian para pemilih dengan berjanji untuk mengatasi melonjaknya biaya hidup, menawarkan layanan bus kota gratis, penitipan anak, dan toko swalayan yang dikelola pemerintah kota.
Ia berfokus pada biaya hidup yang dihadapi warga New York biasa, membangun dukungan melalui gaya pribadinya yang informal, kepiawaiannya dalam media sosial, dan kampanye lapangan yang masif.
“Jika ada yang bisa menunjukkan kepada bangsa yang dikhianati Donald Trump cara mengalahkannya, kota itulah yang melahirkannya,” kata Mamdani dalam pidato kemenangannya kepada para pendukung.
Baca Juga: 7 Tantangan Zohran Mamdani Memimpin Kota New York, Salah Satunya Pajak bagi Orang Kaya
“Di masa kegelapan politik ini, New York akan menjadi cahayanya.”
Kemenangan Partai Demokrat dalam pemilihan gubernur di Virginia dan New Jersey menunjukkan adanya pergeseran suasana politik menjelang pemilihan paruh waktu tahun depan, di mana kendali Kongres akan diperebutkan.
Dalam kemenangan penting lainnya bagi Partai Demokrat, para pemilih di California menyetujui usulan penggambaran ulang distrik pemilihan dalam upaya menetralkan upaya gerrymandering yang diperintahkan Trump di negara bagian lain.
Trump menolak bertanggung jawab atas hasil pemilu hari Selasa. Dalam sebuah unggahan di jejaring sosial Truth Social miliknya, ia mengutip "lembaga survei" anonim yang menyatakan bahwa kekalahan Partai Republik disebabkan oleh penutupan pemerintah dan fakta bahwa namanya sendiri tidak tercantum dalam surat suara.
Pemimpin minoritas DPR, Hakeem Jeffries, mengatakan, "Partai Demokrat sedang menggilas Donald Trump dan ekstremis Republik di seluruh negeri," menulis di kolom X bahwa "Partai Demokrat telah kembali."
Mamdani, seorang anggota parlemen negara bagian untuk wilayah Queens, New York, menarik perhatian para pemilih dengan berjanji untuk mengatasi melonjaknya biaya hidup, menawarkan layanan bus kota gratis, penitipan anak, dan toko swalayan yang dikelola pemerintah kota.
Ia berfokus pada biaya hidup yang dihadapi warga New York biasa, membangun dukungan melalui gaya pribadinya yang informal, kepiawaiannya dalam media sosial, dan kampanye lapangan yang masif.
Lihat Juga :