8 Negara yang Warganya Paling Kurus di Dunia, dari Jepang hingga Korea Selatan

Kamis, 06 November 2025 - 04:40 WIB
loading...
A A A
Lalu, mengapa hanya 4,3% orang Jepang yang mengalami obesitas? Sebagian besar tingkat obesitas yang rendah di Jepang berkaitan dengan pola makan. Orang Jepang tidak mengonsumsi makanan yang tinggi lemak jenuh, garam, atau gula. Mereka juga umumnya menghindari makanan olahan seperti yang Anda temukan di McDonald's. Cara makan orang Jepang juga berpengaruh.

Mereka umumnya makan dalam porsi kecil dan tidak sering mengemil di antara waktu makan. Pentingnya nutrisi yang tepat ditanamkan dalam benak anak-anak Jepang di sekolah dasar agar mereka tumbuh menjadi orang dewasa yang sehat. Orang Jepang juga telah berhasil mengintegrasikan olahraga dalam jumlah yang cukup ke dalam rutinitas harian mereka.

7. Etiopia (4,5%)

Etiopia telah mendapatkan reputasi buruk karena dilanda kelaparan dan kelaparan selama beberapa dekade terakhir. Hanya 4,5% penduduk Etiopia yang dianggap obesitas di negara yang hampir 8 juta penduduknya mengalami kerawanan pangan.

Sebagian besar penduduk negara ini bergantung pada pertanian yang sangat bergantung pada curah hujan, yang seringkali langka. Etiopia memang telah mengalami serangkaian kekeringan baru-baru ini, yang dampaknya diperparah oleh bencana alam lainnya, konflik bersenjata, dan kemiskinan ekstrem.

8. Korea Selatan (4,7%)

Seperti Jepang, Korea Selatan adalah negara maju. Hanya 4,7% penduduk Korea Selatan yang mengalami obesitas. Seperti di Jepang, pola makan orang Korea Selatan tidak mencakup makanan yang sangat berlemak atau makanan olahan.

Sebaliknya, orang Korea Selatan banyak mengonsumsi sayuran dan makanan laut. Layaknya orang Jepang, mereka juga makan dalam porsi yang lebih kecil dan memasukkan olahraga ke dalam rutinitas harian mereka.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Wapres AS Blak-blakan:...
Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran
Rekomendasi
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Ade Darmawan Yakin Jokowi...
Ade Darmawan Yakin Jokowi Kecewa Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Kejari Jaksel
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Atur Jabatan Sipil, Usia Pensiun, hingga Rekrutmen Disabilitas
Berita Terkini
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved