Trump Ancam Politisi Muslim Zohran Mamdani Jika Menang Pemilihan Wali Kota New York

Selasa, 04 November 2025 - 13:30 WIB
loading...
A A A
Menanggapi ancaman Trump, Mamdani mengatakan bahwa sang presiden hanya berusaha mempersulit warga AS di seluruh negeri untuk membeli kebutuhan pokok.

“Dan uang yang kita bicarakan ini, adalah uang yang seharusnya menjadi hak New York City. Bukan Donald Trump yang berhak memutuskan kota atau negara bagian mana yang akan mendapatkan uang apa," katanya.

"Inilah uang yang menjadi hak warga New York, dan inilah uang yang akan kita perjuangkan," lanjut Mamdani, seperti dikutip AFP.

Menurut Mamdani, kampanyenya selama ini telah membuat Presiden Trump terancam.

"Anda dapat melihat dengan jelas bahwa Donald Trump terancam oleh kampanye kami. Dia terancam olehnya karena, seperti kampanye ini, kami telah mendiagnosis krisis dalam kehidupan kelas pekerja New York—biaya hidup," kata Mamdani dalam sebuah wawancara dengan CNN pada malam pemilihan, Senin.

"Tetapi tidak seperti dia, kami benar-benar akan mewujudkannya. Dan itu adalah kontras yang tidak dapat dia tahan, karena sementara dia menghabiskan USD300 juta untuk merenovasi ruang dansa Gedung Putih, jumlah uang yang sama itu dapat menyediakan tunjangan SNAP untuk 100.000 warga New York," imbuh dia.

Dia merujuk pada program bantuan pangan Amerika yang terdampak di tengah penutupan pemerintah (shutdown) yang sedang berlangsung.

Ketika menyerang Mamdani, Trump mengatakan prinsip-prinsip politisi Muslim itu telah teruji selama lebih dari seribu tahun, dan tidak pernah sekalipun berhasil.

“Saya lebih suka melihat seorang Demokrat, yang memiliki rekam jejak kesuksesan, menang, daripada seorang komunis tanpa pengalaman dan rekam jejak kegagalan total," kata Trump.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Serangan Pembalasan...
Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas
Rekomendasi
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
MUI Siapkan Naskah Akademik...
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LBGT, DPR Janji Tindak Lanjuti
Berita Terkini
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Infografis
Kebakaran Baru di Los...
Kebakaran Baru di Los Angeles, Trump Justru Ancam Hentikan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved