Misteri Penerus Maha Vajiralongkorn Sang Raja Terkaya di Dunia
Senin, 03 November 2025 - 10:09 WIB
loading...
Raja Maha Vajiralongkorn dari Kerajaan Thailand dikenal sebagai raja terkaya di dunia. Namun, sosok penerus takhtanya masih jadi misteri. Foto/Thailand Royal Office
A
A
A
JAKARTA - Raja Thailand Maha Vajiralongkorn (Rama X) dikenal sebagai raja terkaya di dunia, dengan kekayaannya diperkirakan mencapai USD30 miliar hingga USD43 miliar. Namun, dia kini menghadapi tantangan serius seputar pewaris takhtanya.
Meski telah berkuasa sejak 2016, Raja Vajiralongkorn belum seacara resmi sosok putra atau putri mahkota.
Aturan utama suksesi Kerajaan Thailand adalah 1924 Palace Law of Succession (Undang-Undang Suksesi Istana 1924). Aturan ini menyatakan bahwa raja memiliki kewenangan menunjuk penerus takhta.
Baca Juga: Karier Militer Mayjen Sineenat Wongvajirapakdi, Selir Resmi Raja Thailand Sepanjang Sejarah
Bagian penting dari aturan itu menyatakan raja dapat menunjuk keturunan laki-lakinya sebagai penerus, dan memiliki hak untuk mencopot calon penerus. Namun, raja juga berhak menunjuk keturunan perempuannya sebagai penerus apabila tidak ada calon laki-laki yang layak.
Konstitusi Thailand, termasuk amandemen terakhir, menyatakan bahwa jika raja telah menunjuk penerus, kabinet bersama Privy Council dan Majelis Nasional akan mengesahkannya.
Sebaliknya, jika raja tidak menunjuk penerus, maka tugas diserahkan kepada Privy Council.
Lantaran Raja Vajiralongkorn hingga kini belum secara terbuka menetapkan penerus, maka ketidakpastian suksesi tetap tinggi.
Raja Vajiralongkorn diketahui telah menikah empat kali dan memiliki total 7 anak. Namun, hanya tiga yang diakui dan empat sisanya hidup di pengasingan.
Tujuh anak raja tersebut adalah:
1. Putri Bajrakitiyabha Mahidol (anak perempuan Raja Vajiralongkorn dengan istri pertama; Putri Soamsawali Kitiyakara). Dia diakui penuh sebagai anggota keluarga kerajaan.
2. Pangeran Juthavachara Mahidol
3. Pangeran Vacharaesorn Vivacharawongse
4. Pangeran Chakriwat Vivacharawongse
5. Pangeran Vatcharawee Vivacharawongse
6. Putri Sirivannavari Nariratana
Nomor 2 hingga 6 tersebut adalah anak-anak Raja Vajiralongkorn dengan istri kedua, Sujarinee Vivacharawongse. Namun, hanya Putri Sirivannavari yang diakui sebagai anggota keluarga kerajaan.
7. Pangeran Dipangkorn Rasmijoti, anak lelaki Raja Vajiralongkorn dengan istri ketiga: Srirasmi Suwadee. Dia diakui sebagai anggota keluarga kerajaan.
Dari tujuh anak itu, yang paling mungkin menjadi penerus Raja Vajiralongkorn hanya dua, yakni Putri Bajrakitiyabha Mahidol yang saat ini dalam kondisi koma sejak tiga tahun lalu, dan Pangeran Dipangkorn Rasmijoti yang dilaporkan menderita autis.
Dia dianggap oleh banyak pengamat kerajaan sebagai “calon ideal” dari sisi kompetensi, yakni lulusan hukum, dan memiliki pengalaman dalam diplomasi internasional.
Namun peraturan suksesi lebih mengutamakan laki-laki, meski secara teknis perempuan bisa ditunjuk.
Meski sangat layak dalam hal profil, kondisi kesehatannya membuatnya sangat tidak mungkin untuk segera dipilih sebagai penerus aktif. Ini menjadikannya kandidat kuat secara simbolik tapi sangat lemah secara praktis.
Namun, ada beberapa pertanyaan besar, yakni usianya yang masih muda, belum terlihat secara publik memiliki peran kerajaan besar yang independen, dan belum ada penunjukan resmi oleh raja atau pengesahan publik sebagai “heir apparent”.
Meski telah berkuasa sejak 2016, Raja Vajiralongkorn belum seacara resmi sosok putra atau putri mahkota.
Aturan utama suksesi Kerajaan Thailand adalah 1924 Palace Law of Succession (Undang-Undang Suksesi Istana 1924). Aturan ini menyatakan bahwa raja memiliki kewenangan menunjuk penerus takhta.
Baca Juga: Karier Militer Mayjen Sineenat Wongvajirapakdi, Selir Resmi Raja Thailand Sepanjang Sejarah
Bagian penting dari aturan itu menyatakan raja dapat menunjuk keturunan laki-lakinya sebagai penerus, dan memiliki hak untuk mencopot calon penerus. Namun, raja juga berhak menunjuk keturunan perempuannya sebagai penerus apabila tidak ada calon laki-laki yang layak.
Konstitusi Thailand, termasuk amandemen terakhir, menyatakan bahwa jika raja telah menunjuk penerus, kabinet bersama Privy Council dan Majelis Nasional akan mengesahkannya.
Sebaliknya, jika raja tidak menunjuk penerus, maka tugas diserahkan kepada Privy Council.
Lantaran Raja Vajiralongkorn hingga kini belum secara terbuka menetapkan penerus, maka ketidakpastian suksesi tetap tinggi.
Kandidat Penerus Takhta yang Paling Mungkin
Raja Vajiralongkorn diketahui telah menikah empat kali dan memiliki total 7 anak. Namun, hanya tiga yang diakui dan empat sisanya hidup di pengasingan.
Tujuh anak raja tersebut adalah:
1. Putri Bajrakitiyabha Mahidol (anak perempuan Raja Vajiralongkorn dengan istri pertama; Putri Soamsawali Kitiyakara). Dia diakui penuh sebagai anggota keluarga kerajaan.
2. Pangeran Juthavachara Mahidol
3. Pangeran Vacharaesorn Vivacharawongse
4. Pangeran Chakriwat Vivacharawongse
5. Pangeran Vatcharawee Vivacharawongse
6. Putri Sirivannavari Nariratana
Nomor 2 hingga 6 tersebut adalah anak-anak Raja Vajiralongkorn dengan istri kedua, Sujarinee Vivacharawongse. Namun, hanya Putri Sirivannavari yang diakui sebagai anggota keluarga kerajaan.
7. Pangeran Dipangkorn Rasmijoti, anak lelaki Raja Vajiralongkorn dengan istri ketiga: Srirasmi Suwadee. Dia diakui sebagai anggota keluarga kerajaan.
Dari tujuh anak itu, yang paling mungkin menjadi penerus Raja Vajiralongkorn hanya dua, yakni Putri Bajrakitiyabha Mahidol yang saat ini dalam kondisi koma sejak tiga tahun lalu, dan Pangeran Dipangkorn Rasmijoti yang dilaporkan menderita autis.
1. Putri Bajrakitiyabha Mahidol
Dia merupakan putri tertua raja dari istri pertama, lahir 1978.Dia dianggap oleh banyak pengamat kerajaan sebagai “calon ideal” dari sisi kompetensi, yakni lulusan hukum, dan memiliki pengalaman dalam diplomasi internasional.
Namun peraturan suksesi lebih mengutamakan laki-laki, meski secara teknis perempuan bisa ditunjuk.
Meski sangat layak dalam hal profil, kondisi kesehatannya membuatnya sangat tidak mungkin untuk segera dipilih sebagai penerus aktif. Ini menjadikannya kandidat kuat secara simbolik tapi sangat lemah secara praktis.
2. Pangeran Dipangkorn Rasmijoti
Pangeran yang lahir tahun 2005 ini secara teknis sesuai dengan preferensi laki-laki dalam aturan suksesi.Namun, ada beberapa pertanyaan besar, yakni usianya yang masih muda, belum terlihat secara publik memiliki peran kerajaan besar yang independen, dan belum ada penunjukan resmi oleh raja atau pengesahan publik sebagai “heir apparent”.
(mas)
Lihat Juga :