Citra Satelit Ungkap Militer AS Makin Dekat ke Perbatasan Venezuela, Berikut 4 Faktanya

Minggu, 02 November 2025 - 03:30 WIB
loading...
A A A
Kapal induk tersebut juga membawa banyak jet tempur, biasanya 24 F/A-18 dan 24 F-35.

Cancian berkata: "Ini bukan aset yang sangat bagus untuk melawan perdagangan narkoba. Pesawat serangnya sangat kuat, tetapi bergerak terlalu cepat untuk mengidentifikasi kapal-kapal kecil. Ada beberapa helikopter yang bisa membantu, tetapi kapal induk ini sangat ahli dalam menyerang pasukan militer musuh atau target di darat.

"Pesawat serang beroperasi pada kecepatan 500, 600 mph. Jadi, mereka bergerak sangat cepat. Dan untuk menemukan kapal kecil lalu mengidentifikasinya, sangat sulit.

4. AS Kerahkan Pesawat Pembom

Selain di laut, AS tampaknya lebih aktif di udara di atas Laut Karibia. Data pelacakan penerbangan menunjukkan AS telah menerbangkan pesawat pengebom di lepas pantai Venezuela, B1 dan B52.

Pesawat pengebom B1-B pada dasarnya adalah "truk bom" konvensional yang cepat dan berdaya ledak tinggi yang dirancang dengan cepat untuk mengirimkan senjata presisi dalam jumlah besar, sementara pesawat pengebom B-52 adalah "truk rudal" serbaguna dan jarak jauh.

Data pelacakan penerbangan dari 27 Oktober menunjukkan dua jet pengebom B1-B terbang di atas Laut Karibia.

"Pemerintah telah menerbangkan pesawat pengebom di lepas pantai Venezuela, B1 dan B52. Jadi, mereka terus meningkatkan tekanan," kata Cancian.

Tiga pesawat pengebom B-52 juga terlihat dalam pelacakan penerbangan pada 30 Oktober, berangkat dari Jacksonville (Florida) dan Shreveport (Louisiana). Mereka berputar-putar di sekitar wilayah mereka selama dua jam sebelum kembali ke pangkalan.

Citra satelit di bawah ini menunjukkan enam jet tempur F35-B, yang mampu melakukan misi udara-ke-permukaan, peperangan elektronik, pengumpulan intelijen, dan udara-ke-udara secara bersamaan di Puerto Riko pada 17 Oktober.

Komando Selatan AS telah dikritik karena memilih target di Laut Karibia daripada Pasifik Timur.

Cancian menjelaskan bahwa "sebagian besar lalu lintas narkoba yang masuk ke Amerika Serikat diduga berasal dari sepanjang Pasifik." rute... jadi tidak fokus pada aliran itu" dianggap aneh.

Pada 28 Oktober, Komando Selatan AS membela target operasional mereka dalam sebuah unggahan di X yang mengatakan: "Departemen telah menghabiskan lebih dari DUA DEKADE membela tanah air lain. Sekarang, kami membela tanah air kami sendiri. Para teroris narkotika ini telah membunuh lebih banyak orang Amerika daripada Al-Qaeda, dan mereka akan diperlakukan sama. Kami akan melacak mereka, kami akan membangun jaringan dengan mereka, dan kemudian, kami akan memburu dan membunuh mereka."

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Iran Hancurkan Markas...
Iran Hancurkan Markas Besar Armada Ke-5 AS di Bahrain, Amerika Habisi 7 Tentara Teheran
AS Berambisi Caplok...
AS Berambisi Caplok 3 Pulau Terluar Iran, Bunuh Diri atau Raih Kemenangan Taktis?
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Sejarah Perang Al-Abwa:...
Sejarah Perang Al-Abwa: Perang Pertama dalam Islam yang Terjadi pada Bulan Safar
Sebut AS Penjaga Selat...
Sebut AS Penjaga Selat Hormuz, Trump Tuntut Tarif Rp 480 Miliar per Kapal Supertanker
Gunung Sampah Longsor...
Gunung Sampah Longsor Timpa Puluhan Pekerja TPA, 9 Orang Tewas
Rekomendasi
BSU Lanjutkan Komitmen...
BSU Lanjutkan Komitmen Dukungan Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru 2026
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
Giorgio Antonio Geram...
Giorgio Antonio Geram Kerap Diterpa Isu Miring dengan Sarwendah, Siap Lapor Polisi?
Berita Terkini
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Iran Hancurkan Markas...
Iran Hancurkan Markas Besar Armada Ke-5 AS di Bahrain, Amerika Habisi 7 Tentara Teheran
AS Berambisi Caplok...
AS Berambisi Caplok 3 Pulau Terluar Iran, Bunuh Diri atau Raih Kemenangan Taktis?
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Infografis
4 Tentara AS Tewas saat...
4 Tentara AS Tewas saat Latihan Tempur di Dekat Sekutu Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved