Hizbullah Siap Membela Lebanon Jika Perang Pecah Lagi Lawan Israel

Sabtu, 01 November 2025 - 06:44 WIB
loading...
A A A
Ia menyatakan intimidasi sebesar apa pun tidak akan melemahkan perlawanan Lebanon.

"Kami tidak menganjurkan menyerah atau kalah. Israel dapat menduduki, tetapi tidak dapat tetap berada di tanah kami," ujarnya.

Menyampaikan pidato di hadapan publik Lebanon, Qassem mendesak persatuan melawan perpecahan internal, "Kami tidak meminta dukungan—hanya agar tidak ada yang menusuk kami dari belakang atau melayani kepentingan Israel. Pemerintah memikul tanggung jawab utama untuk melindungi kedaulatan."

Ia mengatakan kedaulatan Lebanon menghadapi ancaman nyata dari "agresi AS" dan "ekspansi Israel", seraya menekankan solidaritas nasional tetap menjadi kunci untuk merebut kembali wilayah yang diduduki. "Tujuan Perlawanan adalah pembebasan; tujuan musuh adalah pendudukan," ujar dia.

Menegaskan kembali komitmen Hizbullah terhadap Perjanjian Taif, Qassem mengatakan perjanjian tersebut tidak boleh diterapkan secara selektif.

"Mereka yang mengaku mematuhi Taif tidak boleh memilih-milih pasal-pasalnya, terutama yang berkaitan dengan pembebasan tanah Lebanon," papar dia.

Ia menyimpulkan Perlawanan hanya bertujuan melindungi kedaulatan Lebanon, bukan untuk menggantikan lembaga negara mana pun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 4.118 Orang, 16.740 Terluka
Ungkap Rencana Pembunuhan,...
Ungkap Rencana Pembunuhan, Trump: 1.000 Rudal Disiapkan Serang Iran
Rekomendasi
S&P Dow Jones Indices...
S&P Dow Jones Indices Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Sebut Efek Arus Modal Keluar Kecil
27 Orang Tewas Akibat...
27 Orang Tewas Akibat Kebakaran di Bar Bangkok, Kemlu: Tidak Ada Korban WNI
Kenang Momen Terakhir,...
Kenang Momen Terakhir, Putri Temon Ungkap Perubahan Sikap Sang Ayah saat Hadiri Wisudanya
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved