AS Ngotot Libatkan Turki dalam Pasukan Internasional Gaza Meski Israel Keberatan

Jum'at, 31 Oktober 2025 - 17:10 WIB
loading...
AS Ngotot Libatkan Turki...
Polisi dan pasukan keamanan dikerahkan di persimpangan jalan utama dan memulai patroli untuk memastikan keamanan pasca gencatan senjata di Deir al-Balah, Gaza, pada 12 Oktober 2025. Foto/Moiz Salhi/Anadolu Agency
A A A
JALUR GAZA - Channel 12 Israel melaporkan, mengutip pejabat Amerika Serikat (AS), bahwa Amerika Serikat ingin Turki ikut serta dalam pasukan internasional di Jalur Gaza, meskipun Israel menentangnya.Channel tersebut menambahkan rencana untuk membentuk pasukan internasional saat ini sedang disusun dan diperkirakan akan disampaikan kepada Israel dan negara-negara Arab dalam beberapa pekan mendatang.

Menurut para pejabat, terdapat kekhawatiran dan keraguan di Tel Aviv mengenai rencana tersebut, karena Israel tidak akan memiliki kendali atas pasukan internasional yang beroperasi di Gaza.

Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dengan tegas menolak partisipasi Turki dalam pengaturan keamanan atau pasukan internasional di Jalur Gaza berdasarkan rencana Presiden AS Donald Trump.

Netanyahu menekankan kehadiran pasukan Turki di daerah kantong tersebut akan dianggap sebagai "garis merah" bagi Israel.

Sementara itu, Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman pada hari Kamis membahas dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio tentang perlunya memastikan implementasi penuh perjanjian gencatan senjata Gaza antara Israel dan Hamas.

Kedua belah pihak membahas melalui telepon hubungan strategis yang erat antara Doha dan Washington serta langkah-langkah untuk mendukung dan meningkatkannya, lapor kantor berita negara Qatar, QNA.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Dapat Jalur Relatif Mudah ke Semifinal Piala Dunia 2026
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Berita Terkini
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved