Mayat-mayat Bergelimpangan di Jalanan Rio de Janeiro usai Polisi Gerebek Geng Narkoba Terkuat

Kamis, 30 Oktober 2025 - 11:36 WIB
loading...
A A A
Sebuah iring-iringan sepeda motor berangkat dari lingkungan tersebut pada sore hari untuk memprotes kekerasan polisi di luar istana gubernur, tempat para demonstran berkumpul sambil melambaikan bendera Brasil yang diwarnai dengan tanda telapak tangan merah.

Penggerebekan polisi paling mematikan di kota ini sebelumnya adalah penggerebekan tahun 2021 yang menewaskan 28 orang di lingkungan Jacarezinho. Pada tahun 1992, 111 tahanan tewas ketika polisi Sao Paulo menyerbu Lembaga Pemasyarakatan Carandiru untuk memadamkan pemberontakan.

PBB Desak Penyelidikan


Para pejabat PBB dan pakar keamanan mengkritik tingginya korban jiwa dalam operasi polisi bergaya militer tersebut. Kantor Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan pembunuhan tersebut menambah tren penggerebekan polisi yang sangat mematikan di komunitas-komunitas terpinggirkan di Brasil.

“Kami mengingatkan pihak berwenang akan kewajiban mereka berdasarkan hukum hak asasi manusia internasional, dan mendesak penyelidikan yang cepat dan efektif,” kata badan tersebut dalam sebuah pernyataan.

Keluarga korban menggambarkan bukti eksekusi singkat, termasuk anggota badan yang diikat, luka tusuk, dan tembakan di wajah dan leher.

“Beberapa keluarga melaporkan tanda-tanda penyiksaan pada jenazah para korban,” kata Guilherme Pimentel, seorang pengacara hak asasi manusia yang bekerja dengan keluarga korban di kamar mayat polisi Rio de Janeiro.

Gubernur Rio de Janeiro Claudio Castro mengatakan dia yakin mereka yang tewas dalam operasi itu adalah penjahat yang menembakkan senjata api dari hutan.

"Saya rasa tidak akan ada orang yang berjalan-jalan di hutan pada hari konflik," katanya kepada wartawan, menyebut penggerebekan itu sebagai upaya memerangi "narkoterorisme".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Demi Tangkap Bandar...
Demi Tangkap Bandar Narkoba, Para Anggota Polisi Rela Berpakaian Wanita dan Menari
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Selat Hormuz Ditutup...
Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Berita Terkini
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved