Perusahaan Pertahanan Israel Buka Cabang di UEA, Pertama Sejak Normalisasi Hubungan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 10:30 WIB
loading...
Perusahaan Pertahanan...
Perusahaan Israel membuka cabang di UEA. Foto/juwai.asia
A A A
ABU DHABI - Satu perusahaan pertahanan milik negara Israel telah mendirikan anak perusahaan untuk beroperasi di Uni Emirat Arab (UEA). Ini merupakan langkah pertama sejak Israel dan Abu Dhabi menormalisasi hubungan pada tahun 2020.

Controp Precision Technologies akan mendirikan dan mendaftarkan anak perusahaan tersebut di Pasar Global Abu Dhabi, atau ADGM, zona ekonomi di ibu kota Emirat.

Kementerian pertahanan Israel menyetujui langkah tersebut pada hari Minggu (26/10/2025), lapor Times of Israel.

Anak perusahaan yang berbasis di Abu Dhabi ini akan menjadi cabang regional Controp di kawasan Teluk, mengawasi pemasaran, penjualan, dan pemeliharaan sistem elektro-optiknya yang digunakan untuk misi intelijen, pengawasan, dan pengintaian di udara, darat, dan laut.

The Times of Israel melaporkan pada tahap selanjutnya, Controp akan bersaing langsung untuk tender pertahanan di UEA dan negara-negara tetangga.

UEA menormalisasi hubungan dengan Israel di bawah Perjanjian Abraham pada bulan September 2020. Sejak saat itu, kedua negara telah memperkuat hubungan ekonomi dan politik.

Perdagangan barang antara Israel dan UEA mencapai sekitar USD3,2 miliar pada tahun 2024, menurut Biro Pusat Statistik Israel.

Pada bulan Januari, Thirdeye Systems, pemasok militer Israel, menjual 30% sahamnya kepada konglomerat pertahanan milik negara Emirat, Edge, seharga USD10 juta.

Hubungan menjadi agak tegang setelah pecahnya perang Gaza, dengan UEA sesekali mengecam tindakan Israel.

Pada bulan September, Abu Dhabi menggambarkan serangan Israel terhadap pejabat Hamas di Qatar sebagai "berbahaya", dengan retorika yang luar biasa keras.

Awal bulan ini, sejumlah perusahaan pertahanan Israel dilarang mengikuti Dubai Airshow sambil menunggu "tinjauan teknis".

Controp didirikan pada tahun 1988 untuk mengembangkan dan memproduksi sistem kendali elektro-optik untuk pengawasan intelijen.

Sistem kameranya digunakan dalam drone, helikopter, kendaraan darat, menara pengawas, dan kapal.

Investasi untuk mendirikan anak perusahaan UEA diperkirakan menelan biaya hingga USD30 juta, menurut Times of Israel.

Laporan itu menambahkan anak perusahaan tersebut akan dikelola warga negara Israel, dan kendali penuh akan tetap berada di tangan perusahaan induk Israel.

Baca juga: Israel Kembali Serang Gaza, Banyak Warga Palestina Tewas dan Terluka
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Trump Ancam Ambil Alih...
Trump Ancam Ambil Alih Selat Hormuz, Sebut AS Malaikat Pelindung
Rekomendasi
Prancis vs Irak: Les...
Prancis vs Irak: Les Bleus Ancam Kubur Mimpi Singa Mesopotamia
Mengapa Anak Yatim Begitu...
Mengapa Anak Yatim Begitu Istimewa di Mata Allah? Ini Penjelasannya
Ruben Onsu Kesal Diawasi...
Ruben Onsu Kesal Diawasi Giorgio saat Bertemu Anak : Saya Ortu Kandungnya
Berita Terkini
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved