Gawat, Lebih dari 1 Juta Orang Bahas Keinginan Bunuh Diri dengan ChatGPT Setiap Pekan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:04 WIB
loading...
Gawat, Lebih dari 1...
Layar komputer menunjukkan tampilan ChatGPT. Foto/india today
A A A
NEW YORK - OpenAI mengumumkan pembaruan keamanan baru untuk model ChatGPT yang populer setelah analisis internal mengungkapkan lebih dari satu juta pengguna mengakui adanya kecenderungan bunuh diri pada chatbot tersebut. Perubahan ini bertujuan meningkatkan kemampuan AI dalam mengenali dan merespons tekanan psikologis pengguna dengan tepat.

Dalam pernyataan pada hari Senin (27/10/2025), perusahaan mengungkapkan sekitar 0,15% pengguna ChatGPT pekanan telah terlibat dalam percakapan yang menyertakan "indikator eksplisit potensi perencanaan atau niat bunuh diri."

Sebanyak 0,05% pesan lainnya juga dikatakan berisi "indikator eksplisit atau implisit ide atau niat bunuh diri."

Awal bulan ini, CEO OpenAI Sam Altman mengklaim ChatGPT memiliki lebih dari 800 juta pengguna aktif mingguan, yang berarti, menurut angka terbaru perusahaan, lebih dari 1,2 juta orang telah mendiskusikan bunuh diri dengan chatbot tersebut, dan sekitar 400.000 telah menunjukkan tanda-tanda niat bunuh diri.

Perusahaan tersebut juga mengklaim sekitar 0,07% (560.000) pengguna mingguan dan 0,01% (80.000) pesan menunjukkan "kemungkinan tanda-tanda darurat kesehatan mental terkait psikosis atau mania."

Lebih lanjut, perusahaan tersebut mencatat sejumlah pengguna telah menjadi terlalu bergantung secara emosional pada ChatGPT, dengan sekitar 0,15% (1,2 juta) pengguna aktif menunjukkan perilaku yang menunjukkan "tingkat keterikatan emosional yang meningkat" dengan chatbot tersebut.

OpenAI telah mengumumkan mereka telah bermitra dengan puluhan pakar kesehatan mental dari seluruh dunia untuk memperbarui chatbot tersebut agar dapat lebih andal mengenali tanda-tanda gangguan mental, memberikan respons yang lebih baik, dan memandu pengguna ke bantuan di dunia nyata.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Masuki Tahun Baru 1448...
Masuki Tahun Baru 1448 H, Arab Saudi Ganti Kain Kiswah Kakbah
Rekomendasi
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
Lebih dari 1 Juta Tentara...
Lebih dari 1 Juta Tentara Ukraina Tewas dan Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved