Trump Curiga Bahan Bakar Biang Jatuhnya Helikopter dan Jet Tempur Militer AS dalam 30 Menit

Selasa, 28 Oktober 2025 - 08:22 WIB
loading...
A A A
Meskipun keadaan khusus kecelakaan baru-baru ini di Laut China Selatan masih dalam penyelidikan, bahan bakar yang terkontaminasi air dan/atau zat asing lainnya, atau yang kualitasnya tidak memenuhi spesifikasi, dapat menimbulkan masalah serius bagi pesawat, termasuk menyebabkan kegagalan mesin saat terbang. Memeriksa kualitas bahan bakar merupakan bagian umum dari investigasi setelah kecelakaan penerbangan apa pun, baik militer maupun sipil.

Selain itu, operasi penerbangan berbasis kapal induk menghadirkan kondisi yang unik dalam hal transfer bahan bakar, baik ke tangki penyimpanan di kapal sejak awal, yang dapat terjadi saat kapal induk sedang berlayar di laut, maupun di pelabuhan, dan kemudian ke pesawat. Personel di semua kapal induk Angkatan Laut melakukan pemeriksaan kualitas bahan bakar secara berkala di beberapa tahap proses distribusi bahan bakar.

Komentar Trump tentang kecelakaan tersebut muncul saat dia sedang melakukan tur Asia. Dia dijadwalkan bertemu dengan Presiden China Xi Jinping pada Kamis mendatang untuk membahas masalah perdagangan.

USS Nimitz, kapal induk tertua Angkatan Laut AS, sedang dalam pelayaran terakhirnya sebelum rencana penonaktifannya tahun depan. Kapal induk tersebut saat ini sedang dalam proses kembali ke pelabuhan asalnya di Pangkalan Angkatan Laut Kitsap di Negara Bagian Washington setelah dikerahkan ke Timur Tengah hampir sepanjang musim panas, terutama sebagai bagian dari respons AS terhadap serangan kelompok Houthi Yaman terhadap kapal-kapal komersial yang terkait dengan Israel.

Juga dikenal dengan nomor lambung CVN-68, USS Nimitz, yang pertama kali ditugaskan pada tahun 1975, merupakan kapal terdepan di kelasnya. Desain kapal ini dibangun berdasarkan pengalaman Angkatan Laut sebelumnya dengan kapal induk bertenaga nuklir perintisnya, USS Enterprise (CVN-65) yang unik, yang beroperasi dari tahun 1961 hingga 2012.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Heboh! Polisi Geledah...
Heboh! Polisi Geledah Rumah Eks Wamen, 375 Kg Emas Batangan Ditemukan
Jadi Target Pembunuhan,...
Jadi Target Pembunuhan, Trump Bersumpah Musnahkan Iran
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan SPBU di Medan Beroperasi Normal
Terduga Pelaku Teror...
Terduga Pelaku Teror Bom di Jaksel Jadi Tersangka, Fahira Idris Minta 6 Hal Ini Jadi Perhatian
Kopdes Merah Putih di...
Kopdes Merah Putih di Melawai Baru Cuan Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Menkop Ferry Buka Suara
Berita Terkini
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved