Menteri Dalam Negeri Kolombia Tolak Sanksi AS, Sangkal Tuduhan Terlibat Perdagangan Narkoba

Minggu, 26 Oktober 2025 - 12:32 WIB
loading...
Menteri Dalam Negeri...
Menteri Dalam Negeri Kolombia Armando Benedetti. Foto/anadolu
A A A
BOGOTA - Menteri Dalam Negeri Kolombia Armando Benedetti mengkritik Amerika Serikat (AS) setelah dimasukkan ke dalam daftar sanksi. Dia menekankan ia tidak terkait dengan tuduhan perdagangan narkoba.

“Karena telah membela martabat negara dan menyatakan presiden @petrogustavo bukan pengedar narkoba, mereka memasukkan saya ke dalam daftar OFAC (Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri Departemen Keuangan AS) tanpa saya menyerang mereka,” tulis Benedetti di platform media sosial AS X.

Mengatakan ia tidak pernah memasuki rumah seorang pengedar narkoba pun, Benedetti berkata, “Itu menunjukkan bahwa setiap kerajaan tidak adil dan bahwa perjuangan anti-narkobanya hanyalah tipuan untuk persenjataan. Di negara ini, tidak ada yang percaya cerita bahwa saya seorang pengedar narkoba.”

“Bagi AS, pernyataan tanpa kekerasan sama saja dengan menjadi pengedar narkoba. Orang asing pulang saja,” tegas dia.

Putra Presiden Gustavo Petro, Nicolas Petro, yang dimasukkan ke dalam daftar sanksi bersama ayahnya, mengkritik keputusan tersebut sebagai bermotif politik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Bersumpah Balas Dendam Pembunuhan Ali Khamenei
Ken Bates Mantan Bos...
Ken Bates Mantan Bos Chelsea Meninggal di Usia 94 Tahun, Pernah Beli The Blues Seharga 1 Pound Sterling
Rekomendasi
Pegadaian Raih Penghargaan...
Pegadaian Raih Penghargaan Top Company in Bullion Bank Industry 2026 Berkat Kontribusi Nyata pada Asta Cita
Ariel Tatum Rayakan...
Ariel Tatum Rayakan Ulang Tahun Kucing dengan Tumpeng dan Kado, Tuai Pujian Warganet
Tzuyu Tinggalkan JYP...
Tzuyu Tinggalkan JYP Entertainment setelah 11 Tahun, Begini Nasibnya di TWICE
Berita Terkini
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved