Kata Putin, Rusia Tak Akan Pernah Tunduk pada AS meski Disanksi

Jum'at, 24 Oktober 2025 - 13:40 WIB
loading...
A A A
Pada hari Kamis, terdapat tanda-tanda awal bahwa dua pelanggan energi terbesar Rusia menangguhkan impor energi mereka sebagai tanggapan atas sanksi baru AS.

Pembeli minyak Rusia terbesar di India, Reliance Industries yang merupakan perusahaan swasta, mengisyaratkan bahwa mereka sedang bersiap untuk mengurangi atau bahkan menghentikan sementara pembelian.

"Kalibrasi ulang impor minyak Rusia sedang berlangsung dan Reliance akan sepenuhnya selaras dengan pedoman [pemerintah India]," kata seorang juru bicara perusahaan kepada Reuters.

Beberapa sumber juga mengatakan kepada Reuters bahwa perusahaan minyak milik negara China telah menangguhkan pembelian minyak mentah Rusia yang diangkut melalui laut, setidaknya dalam jangka pendek, di tengah kekhawatiran akan pelanggaran sanksi baru Washington.

Sektor minyak dan gas menyumbang sekitar seperlima dari PDB Rusia, dan penurunan permintaan yang tiba-tiba dari dua pembeli utama Rusia akan menjadi pukulan telak bagi pendapatan minyak Kremlin sekaligus mendorong harga global lebih tinggi.

China, sekutu terdekat Rusia, dan India, yang berusaha tetap netral dalam perang di Ukraina, hingga saat ini menepis tekanan Barat untuk mengekang pembelian energi Rusia mereka sebagai ancaman kosong.

Kepatuhan terhadap sanksi berarti melepaskan akses ke minyak mentah Rusia dengan harga murah yang telah membantu melindungi ekonomi mereka dari kenaikan biaya energi global.

Pada hari Kamis, Uni Eropa menambahkan dua kilang China—Liaoyang Petrochemical dan Shandong Yulong Petrochemical—ke dalam daftar sanksi Rusia. Kedua perusahaan tersebut merupakan perusahaan China yang paling signifikan secara ekonomi yang tercatat oleh Uni Eropa hingga saat ini.

Kementerian Luar Negeri China mengatakan China telah mengajukan protes kepada Uni Eropa. "China sangat menyesalkan dan dengan tegas menolak sanksi sepihak ilegal Uni Eropa yang berulang terhadap perusahaan-perusahaan China terkait isu-isu terkait Rusia," kata juru bicara kementerian tersebut, Guo Jiakun, dalam konferensi pers rutin pada hari Kamis.

"Kami telah menekankan berkali-kali bahwa China tidak menciptakan krisis Ukraina, dan China juga bukan pihak di dalamnya."

Trump membuat pengumuman sanksi yang mengejutkan tersebut di tengah meningkatnya rasa frustrasi di Washington atas perang di Ukraina, yang berpuncak pada keputusannya yang tiba-tiba untuk membatalkan pertemuan puncak dengan Putin di Budapest, Hungaria.

Ketika ditanya tentang pertemuan puncak tersebut, Putin mengatakan pertemuan itu kemungkinan besar akan ditunda, dan menambahkan bahwa akan menjadi suatu kesalahan jika diadakan tanpa persiapan yang matang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
Trump Ulang Tahun Ke-80,...
Trump Ulang Tahun Ke-80, Dimeriahkan dengan Laga UFC di Gedung Putih
Rekomendasi
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Limbad Jenguk Haji Bolot...
Limbad Jenguk Haji Bolot di Rumah Sakit, Doakan Sang Komedian Cepat Sembuh
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved