Juru Bicara Baru Brigade Al-Quds Abu Hamza: Kami Tak akan Pernah Serahkan Senjata
Kamis, 23 Oktober 2025 - 16:37 WIB
loading...
A
A
A
Ia menegaskan Brigade Al-Quds telah menjadi bagian integral dari Operasi Banjir Al-Aqsa sejak awal.
“Bahkan sebelum tank pertama masuk,” ujar Abu Hamza, “Brigade Al-Quds telah dikerahkan di lapangan dengan seluruh formasi kami, siap menghadapi musuh dengan beragam kekuatan senjata kami.”
Ia lebih lanjut menegaskan penjajah Israel melancarkan perang terhadap rakyat Palestina bukan sebagai reaksi terhadap operasi Perlawanan, melainkan sebagai bagian dari rencana terencana untuk perang pemusnahan, yang didukung tanpa syarat oleh Amerika Serikat.
Abu Hamza menggambarkan tentara pendudukan sebagai "sama sekali tidak memiliki kemanusiaan dan nilai-nilai," dan mencirikannya sebagai kekuatan yang pada dasarnya rasis dan kejam.
"Kami sepenuhnya menyadari kesulitan jalan ini dan beban berat yang ditanggung rakyat kami," ujarnya. "Kami menghadapi perang ini bersama saudara-saudara setia kami di Lebanon, Yaman, dan Iran."
Dalam pidatonya, Abu Hamza mengonfirmasi terbunuhnya ratusan pejuang, personel, dan rekan Brigade di semua spesialisasi.
Ia juga mengumumkan pembunuhan anggota Dewan Militer Brigade dan mantan juru bicaranya, Naji Maher Abu Seif.
Brigade Al-Quds sebelumnya telah mengumumkan kerugian ini melalui unggahan di kanal Telegram mereka, yang menampilkan foto-foto dan nama-nama anggota Dewan Militer dan Staf yang gugur.
“Bahkan sebelum tank pertama masuk,” ujar Abu Hamza, “Brigade Al-Quds telah dikerahkan di lapangan dengan seluruh formasi kami, siap menghadapi musuh dengan beragam kekuatan senjata kami.”
Ia lebih lanjut menegaskan penjajah Israel melancarkan perang terhadap rakyat Palestina bukan sebagai reaksi terhadap operasi Perlawanan, melainkan sebagai bagian dari rencana terencana untuk perang pemusnahan, yang didukung tanpa syarat oleh Amerika Serikat.
Abu Hamza menggambarkan tentara pendudukan sebagai "sama sekali tidak memiliki kemanusiaan dan nilai-nilai," dan mencirikannya sebagai kekuatan yang pada dasarnya rasis dan kejam.
"Kami sepenuhnya menyadari kesulitan jalan ini dan beban berat yang ditanggung rakyat kami," ujarnya. "Kami menghadapi perang ini bersama saudara-saudara setia kami di Lebanon, Yaman, dan Iran."
Brigade Al-Quds Berduka atas Komandannya
Dalam pidatonya, Abu Hamza mengonfirmasi terbunuhnya ratusan pejuang, personel, dan rekan Brigade di semua spesialisasi.
Ia juga mengumumkan pembunuhan anggota Dewan Militer Brigade dan mantan juru bicaranya, Naji Maher Abu Seif.
Brigade Al-Quds sebelumnya telah mengumumkan kerugian ini melalui unggahan di kanal Telegram mereka, yang menampilkan foto-foto dan nama-nama anggota Dewan Militer dan Staf yang gugur.
Lihat Juga :