Trump Batalkan Pertemuan dengan Putin Terkait Perang Ukraina, Ini Alasannya

Kamis, 23 Oktober 2025 - 06:49 WIB
loading...
Trump Batalkan Pertemuan...
Presiden AS Donald Trump batalkan pertemuan puncak dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Budapest, Hungaria. Pertemuan ini sedianya akan membahas akhir dari perang Rusia-Ukraina. Foto/Kremlin.ru
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah membatalkan rencana pertemuan puncaknya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Budapest, Hungaria. Alasannya, dia tidak yakin perundingan untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina tersebut akan membuahkan hasil yang diinginkan pada tahap dialog ini.

Trump membuat pengumuman tersebut dalam pertemuan dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte di Gedung Putih pada hari Rabu. Dia mengatakan bahwa rencana pertemuan puncak di Hungaria terasa tidak tepat.

"Rasanya kami tidak akan mencapai tujuan yang seharusnya, jadi saya membatalkannya," katanya. "Saya tidak ingin pertemuan yang sia-sia," katanya lagi.

Baca Juga: Kata Trump, Ukraina Tak Akan Pernah Menang Perang Melawan Rusia

"Saya tidak ingin membuang-buang waktu—jadi kita lihat saja nanti," imbuh dia, seperti dikutip dari AP, Kamis (23/10/2025).

Namun, Trump tidak menutup kemungkinan untuk mengadakan pembicaraan dengan Moskow di kemudian hari.

"Tetapi kami akan melakukannya [pertemuan puncak] di masa mendatang," ujarnya, tanpa menyebutkan kapan atau di mana pertemuan semacam itu akan berlangsung.

Pernyataan Trump muncul tak lama setelah Departemen Keuangan AS mengumumkan sanksi tambahan terhadap Rusia, dengan alasan kurangnya komitmen serius terhadap proses perdamaian.

Sanksi tersebut menargetkan dua perusahaan minyak terbesar Rusia, Rosneft dan Lukoil, serta anak perusahaan mereka.

Namun, Trump mengakui bahwa dia tidak yakin apakah sanksi baru tersebut akan mengubah sikap Rusia terhadap perangnya di Ukraina.

"Semoga dia [Putin] akan bersikap masuk akal, dan semoga [Volodymyr] Zelensky dari Ukraina juga akan bersikap masuk akal," katanya. "Butuh dua orang untuk berdansa tango."

Rencana pertemuan puncak (KTT) Putin-Trump pertama kali diumumkan minggu lalu setelah kedua pemimpin berbicara melalui telepon, meskipun belum ada tanggal spesifik yang ditetapkan.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov sebelumnya mengatakan pertemuan Rusia-AS harus didahului dengan persiapan serius, dan menekankan bahwa pertemuan puncak antara kedua pemimpin tidak boleh disia-siakan, karena kedua presiden terbiasa bekerja untuk mencapai hasil.

Kremlin belum berkomentar atas langkah Trump yang membatalkan pertemuannya dengan Putin.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Restoran Pizza Hut Dijual...
Restoran Pizza Hut Dijual Rp47,8 Triliun, Ini Pemilik Barunya
Rekomendasi
Menag: Insentif Guru...
Menag: Insentif Guru Madrasah Non-ASN Akan Cair Akhir Juni 2026
Gading Serpong Perkuat...
Gading Serpong Perkuat Posisi sebagai Koridor Komersial
Tobat Jatuh Cinta Jadi...
Tobat Jatuh Cinta Jadi Sinetron Komedi Komunal Terbaru RCTI, Ini Cerita di Balik Produksinya
Berita Terkini
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved