Trump Umumkan Rencana Bertemu Putin di Budapest
Jum'at, 17 Oktober 2025 - 09:05 WIB
loading...
Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu di Alaska. Foto/anadolu
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan rencana pertemuan puncak dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Budapest, Hongaria.
Pertemuan tersebut akan berlangsung pada tanggal yang akan ditentukan setelah "penasihat tingkat tinggi" dari kedua negara bertemu pekan depan, ujarnya dalam unggahan di Truth Social pada hari Kamis.
Delegasi Washington pada pertemuan awal akan dipimpin Menteri Luar Negeri Marco Rubio, ujarnya, seraya menambahkan lokasinya belum ditentukan.
Trump menyatakan harapannya bahwa dengan bertemu Putin, kedua pemimpin akan dapat mengakhiri konflik Ukraina.
Panggilan telepon itu "sangat produktif," ujarnya, seraya menambahkan, "Saya yakin telah terjadi kemajuan besar melalui percakapan telepon hari ini."
Pertemuan puncak terakhir antara kedua presiden berlangsung di Anchorage, Alaska pada bulan Agustus. Meskipun keduanya menyebut pertemuan itu produktif, tidak ada terobosan yang dicapai.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov pada hari Rabu memuji upaya diplomatik pemerintahan Trump dan mencatat Rusia adalah satu-satunya pemerintah Barat yang telah berupaya memahami akar penyebab konflik Ukraina.
“Moskow masih menunggu tanggapan Washington terhadap peta jalan yang disajikan pada pertemuan puncak Alaska,” tambahnya.
Baca juga: Tentara Israel Ungkap Hamas Memberinya Taurat dan Alat Ibadah selama Penahanannya
Pertemuan tersebut akan berlangsung pada tanggal yang akan ditentukan setelah "penasihat tingkat tinggi" dari kedua negara bertemu pekan depan, ujarnya dalam unggahan di Truth Social pada hari Kamis.
Delegasi Washington pada pertemuan awal akan dipimpin Menteri Luar Negeri Marco Rubio, ujarnya, seraya menambahkan lokasinya belum ditentukan.
Trump menyatakan harapannya bahwa dengan bertemu Putin, kedua pemimpin akan dapat mengakhiri konflik Ukraina.
Panggilan telepon itu "sangat produktif," ujarnya, seraya menambahkan, "Saya yakin telah terjadi kemajuan besar melalui percakapan telepon hari ini."
Pertemuan puncak terakhir antara kedua presiden berlangsung di Anchorage, Alaska pada bulan Agustus. Meskipun keduanya menyebut pertemuan itu produktif, tidak ada terobosan yang dicapai.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov pada hari Rabu memuji upaya diplomatik pemerintahan Trump dan mencatat Rusia adalah satu-satunya pemerintah Barat yang telah berupaya memahami akar penyebab konflik Ukraina.
“Moskow masih menunggu tanggapan Washington terhadap peta jalan yang disajikan pada pertemuan puncak Alaska,” tambahnya.
Baca juga: Tentara Israel Ungkap Hamas Memberinya Taurat dan Alat Ibadah selama Penahanannya
(sya)
Lihat Juga :