China: Presiden Taiwan Lai Ching-te Menjilat Asing dan Melacurkan Diri
Kamis, 09 Oktober 2025 - 09:25 WIB
loading...
A
A
A
"Lai Ching-te dan pasukan 'kemerdekaan Taiwan' hanyalah semut yang menggoyang pohon: mereka pada akhirnya akan tersapu ke tong sampah sejarah," imbuh pernyataan tersebut.
Pernyataan itu juga muncul hanya dua hari sebelum Lai menyampaikan pidato kunci Hari Nasional pada hari Jumat.
China, yang tidak pernah meninggalkan penggunaan kekuatan untuk membawa Taiwan di bawah kendalinya, menggelar latihan perang selama sehari di sekitar pulau itu tahun lalu tak lama setelah peristiwa yang sama dalam apa yang disebutnya sebagai peringatan terhadap "tindakan separatis".
Lai mengatakan bahwa Republik China—nama resmi Taiwan—dan Republik Rakyat China "tidak tunduk satu sama lain".
Pemerintah Republik China melarikan diri ke Taiwan pada tahun 1949 setelah kalah dalam perang saudara dengan kubu komunis pimpinan Mao Zedong. Tidak ada perjanjian damai yang pernah ditandatangani dan tidak ada pemerintah yang secara resmi mengakui satu sama lain hingga hari ini.
Pernyataan itu juga muncul hanya dua hari sebelum Lai menyampaikan pidato kunci Hari Nasional pada hari Jumat.
China, yang tidak pernah meninggalkan penggunaan kekuatan untuk membawa Taiwan di bawah kendalinya, menggelar latihan perang selama sehari di sekitar pulau itu tahun lalu tak lama setelah peristiwa yang sama dalam apa yang disebutnya sebagai peringatan terhadap "tindakan separatis".
Lai mengatakan bahwa Republik China—nama resmi Taiwan—dan Republik Rakyat China "tidak tunduk satu sama lain".
Pemerintah Republik China melarikan diri ke Taiwan pada tahun 1949 setelah kalah dalam perang saudara dengan kubu komunis pimpinan Mao Zedong. Tidak ada perjanjian damai yang pernah ditandatangani dan tidak ada pemerintah yang secara resmi mengakui satu sama lain hingga hari ini.
(mas)
Lihat Juga :