AS Pecat Diplomatnya karena Pacaran dengan Perempuan Terkait Partai Komunis China
Kamis, 09 Oktober 2025 - 08:56 WIB
loading...
Pemerintah AS memecat diplomatnya karena menyembunyikan hubungan asmaranya dengan perempuan China yang terkait dengan Partai Komunis China. Foto/The Independent
A
A
A
WASHINGTON - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan telah memecat seorang diplomat Departemen Luar Negeri. Alasannya, diplomat pria itu menjalin hubungan asmara dengan perempuan China yang terkait dengan Partai Komunis China.
"Departemen Luar Negeri telah resmi memberhentikan seorang pejabat Dinas Luar Negeri yang menyembunyikan hubungan asmara dengan seorang warga negara China yang diketahui memiliki hubungan dengan Partai Komunis China," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott, pada Rabu, yang dilansir AFP, Kamis (9/10/2025).
Departemen tersebut mengatakan bahwa diplomat yang dimaksud, seorang pria yang tidak diidentifikasi, mengatakan di depan kamera bahwa perempuan China itu "mungkin mata-mata" tetapi tidak mengatakan apakah ada bukti spionase.
Baca Juga: Curi Rahasia Rudal Ukraina, Ayah-Anak China Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
"Pegawai yang dipecat tersebut mengatakan bahwa ayah pasangannya adalah anggota Partai Komunis China," lanjut departemen tersebut.
Partai Komunis China merasuki kehidupan di negara berpenduduk lebih dari 1 miliar jiwa ini dalam berbagai bidang, mulai dari bisnis hingga pendidikan, dengan banyak warga China biasa mempertahankan hubungan karena alasan praktis maupun ideologi.
Departemen Luar Negeri Amerika mengatakan ini adalah pemecatan pertama yang diketahui berdasarkan perintah eksekutif yang ditandatangani Trump tak lama setelah kembali menjabat, yang memerintahkan semua pegawai untuk "menerapkan kebijakan presiden dengan setia."
"Kami akan mempertahankan kebijakan tanpa toleransi bagi setiap pegawai yang terbukti mengganggu keamanan nasional negara kami," kata Pigott.
Amerika Serikat awal tahun ini mengatakan akan membatasi pegawai di China untuk menjalin hubungan romantis dengan penduduk setempat, sebuah langkah langka yang mengingatkan pada Perang Dingin.
"Departemen Luar Negeri telah resmi memberhentikan seorang pejabat Dinas Luar Negeri yang menyembunyikan hubungan asmara dengan seorang warga negara China yang diketahui memiliki hubungan dengan Partai Komunis China," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott, pada Rabu, yang dilansir AFP, Kamis (9/10/2025).
Departemen tersebut mengatakan bahwa diplomat yang dimaksud, seorang pria yang tidak diidentifikasi, mengatakan di depan kamera bahwa perempuan China itu "mungkin mata-mata" tetapi tidak mengatakan apakah ada bukti spionase.
Baca Juga: Curi Rahasia Rudal Ukraina, Ayah-Anak China Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
"Pegawai yang dipecat tersebut mengatakan bahwa ayah pasangannya adalah anggota Partai Komunis China," lanjut departemen tersebut.
Partai Komunis China merasuki kehidupan di negara berpenduduk lebih dari 1 miliar jiwa ini dalam berbagai bidang, mulai dari bisnis hingga pendidikan, dengan banyak warga China biasa mempertahankan hubungan karena alasan praktis maupun ideologi.
Departemen Luar Negeri Amerika mengatakan ini adalah pemecatan pertama yang diketahui berdasarkan perintah eksekutif yang ditandatangani Trump tak lama setelah kembali menjabat, yang memerintahkan semua pegawai untuk "menerapkan kebijakan presiden dengan setia."
"Kami akan mempertahankan kebijakan tanpa toleransi bagi setiap pegawai yang terbukti mengganggu keamanan nasional negara kami," kata Pigott.
Amerika Serikat awal tahun ini mengatakan akan membatasi pegawai di China untuk menjalin hubungan romantis dengan penduduk setempat, sebuah langkah langka yang mengingatkan pada Perang Dingin.
(mas)
Lihat Juga :