6 Fakta Mossad Terlibat Pembunuhan Pemimpin Italia Pro-Palestina Aldo Moro pada 1978

Senin, 06 Oktober 2025 - 17:19 WIB
loading...
A A A
Pada tahun 2002, De Gori mengatakan kepada penulis Philip Willan bahwa Mossad secara efektif memastikan eksekusi Moro dengan memalsukan surat dari Brigade Merah yang mengklaim bahwa negarawan itu sudah mati. "Setelah itu... Moro tidak bisa lagi diselamatkan," katanya.

4. Mossad Menyusup ke Brigade Merah

Giovanni Galloni, mantan wakil presiden Dewan Tinggi Kehakiman Italia, kemudian mengatakan bahwa para pembunuh Moro disewa oleh Washington dan/atau Tel Aviv. Ia mencatat bahwa Moro telah mengaku beberapa bulan sebelum penculikannya bahwa ia khawatir dinas rahasia AS dan Israel telah menyusup ke Brigade Merah dan bahwa tidak semua penculik adalah anggota kelompok tersebut, dengan alasan keterampilan menembak profesional mereka.

Mantan hakim Luigi Carli menambahkan pada tahun 2017 bahwa Brigade Merah telah "didanai bersama" oleh Mossad, dengan para kolaborator menyatakan bahwa tindakan apa pun yang "melemahkan, atau membantu melemahkan, situasi internal Italia" akan "meningkatkan prestise dan otoritas Israel" di Mediterania.

5. Italia Ikut Andil dalam Menciptakan Israel

Dalam bukunya yang terbit tahun 2010, "Mossad Base Italy", Salerno berpendapat bahwa aliansi Italia-Israel telah ada sebelum "penciptaan Israel" pada Mei 1948. Ia mencatat bahwa setiap pemerintahan Italia sejak Perang Dunia II secara diam-diam telah membantu Mossad, sementara Tel Aviv mempercayakan "misi yang sangat rahasia" kepada intelijen Italia.

"Agen spionase Israel mengonfirmasi bahwa dinas intelijen Italia termasuk yang paling ramah di dunia terhadap rekan-rekan mereka di Israel," tulis koresponden Haaretz, Yossi Melman, dalam ulasan buku tersebut.

6. Politikus Italia Takut Dibunuh Mossad, Pilih Pro-Israel

Salerno juga mengkritik pemerintahan Italia saat ini, menyebutnya sebagai "kelanjutan, bahkan perpanjangan, dari rezim fasis lama." Ia mengatakan bahwa politik arus utama Italia kini menunjukkan sedikit sentimen pro-Arab, dan AS serta "Israel" tidak perlu lagi mengganggu stabilitas negara tersebut.

Perdana Menteri Giorgia Meloni, katanya, kurang bersimpati terhadap Palestina dan kurang berniat mengakui negara Palestina, bahkan setelah terungkapnya pada November 2024 bahwa Mossad telah menggunakan perusahaan intelijen swasta Italia untuk menargetkan dirinya dan para menteri kabinet. "Saya pikir pada dasarnya, pemerintah yang kita miliki di Italia saat ini adalah pemerintah yang ingin mengkritik banyak hal yang terjadi," katanya, "tetapi tidak bisa terlalu banyak mengkritik Israel."

Salerno juga mengomentari demonstrasi pro-Palestina baru-baru ini di Italia, yang menyebabkan sekitar 10 orang terluka ketika polisi menggunakan meriam air dan gas air mata. "Apa yang terjadi hari ini di Palestina di Gaza adalah sesuatu yang luar biasa," katanya. Namun, ia menambahkan, "tidak ada yang diajarkan atau dibicarakan" di Italia mengenai penderitaan rakyat Palestina selama bertahun-tahun.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Kehancuran Israel Bukan...
Kehancuran Israel Bukan dari Musuh Asing! Mayoritas Warga Zionis Takut Terjadi Perang Saudara
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
Foto Liburan Bareng...
Foto Liburan Bareng Gading Marten di Italia Jadi Sorotan, Medina Dina Beri Penjelasan
Sampaikan Belasungkawa,...
Sampaikan Belasungkawa, Menlu RI Tekankan Peran Sheikh Hamad bagi Persahabatan Indonesia-Qatar
Trump Sebut Iran Sudah...
Trump Sebut Iran Sudah Tak Berdaya: Angkatan Laut dan Pemimpin Mereka Telah Tiada
Rekomendasi
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
Ahli Sebut Penetapan...
Ahli Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Sah: Penuhi Syarat Minimal Dua Alat Bukti
Prabowo Pimpin Rapat...
Prabowo Pimpin Rapat 5 Jam soal Koperasi Desa Merah Putih di Istana, Ini Hasilnya
Berita Terkini
AS Berambisi Caplok...
AS Berambisi Caplok 3 Pulau Terluar Iran, Bunuh Diri atau Raih Kemenangan Taktis?
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Infografis
3 Opsi Iran Balas Dendam...
3 Opsi Iran Balas Dendam pada Israel atas Pembunuhan Pemimpin Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved