Trump Peringatkan Israel dan Hamas: Gerak Cepat atau Pertumpahan Darah Besar Akan Terjadi!
Senin, 06 Oktober 2025 - 09:14 WIB
loading...
A
A
A
"Telah terjadi diskusi yang sangat positif dengan Hamas, dan negara-negara dari seluruh dunia (Arab, Muslim, dan lainnya) akhir pekan ini, untuk membebaskan para sandera, mengakhiri perang di Gaza, tetapi yang lebih penting, akhirnya perdamaian di Timur Tengah yang telah lama dinantikan. Perundingan ini sangat sukses, dan berjalan cepat. Tim teknis akan bertemu kembali pada hari Senin, di Mesir, untuk membahas dan mengklarifikasi detail akhir," papar Trump.
Fase pertama rencana perdamaian Gaza kemungkinan akan berfokus pada pembebasan para sandera Israel yang ditawan Hamas di Gaza.
Hamas pada Jumat malam menerima beberapa bagian dari rencana perdamaian Gaza yang diusulkan Trump, termasuk mengakhiri perang, penarikan pasukan Israel, pembebasan sandera Israel dan tahanan Palestina, upaya bantuan dan pemulihan, serta penolakan terhadap pengusiran warga Palestina dari wilayah tersebut.
Respons Hamas itu muncul setelah Trump mengeluarkan ultimatum kepada kelompok perlawanan Palestina tersebut untuk menerima rencana perdamaiannya atau menghadapi "neraka".
Trump kemudian memperingatkan Hamas untuk "bergerak cepat" dan menyetujui perjanjian damai dengan Israel atau "mengancam kehancuran lebih lanjut" di Gaza.
Hamas juga memperingatkan Israel untuk menghentikan pengeboman di Gaza. Namun, beberapa jam setelah peringatan Trump, Israel dilaporkan masih menyerang Gaza, menewaskan enam orang.
Sehari kemudian, Trump mengeklaim bahwa Israel menyetujui garis penarikan awal, dan setelah konfirmasi Hamas, akan ada gencatan senjata.
Fase pertama rencana perdamaian Gaza kemungkinan akan berfokus pada pembebasan para sandera Israel yang ditawan Hamas di Gaza.
Hamas pada Jumat malam menerima beberapa bagian dari rencana perdamaian Gaza yang diusulkan Trump, termasuk mengakhiri perang, penarikan pasukan Israel, pembebasan sandera Israel dan tahanan Palestina, upaya bantuan dan pemulihan, serta penolakan terhadap pengusiran warga Palestina dari wilayah tersebut.
Respons Hamas itu muncul setelah Trump mengeluarkan ultimatum kepada kelompok perlawanan Palestina tersebut untuk menerima rencana perdamaiannya atau menghadapi "neraka".
Trump kemudian memperingatkan Hamas untuk "bergerak cepat" dan menyetujui perjanjian damai dengan Israel atau "mengancam kehancuran lebih lanjut" di Gaza.
Hamas juga memperingatkan Israel untuk menghentikan pengeboman di Gaza. Namun, beberapa jam setelah peringatan Trump, Israel dilaporkan masih menyerang Gaza, menewaskan enam orang.
Sehari kemudian, Trump mengeklaim bahwa Israel menyetujui garis penarikan awal, dan setelah konfirmasi Hamas, akan ada gencatan senjata.
Lihat Juga :