Orang Tua Ini Gugat OpenAI, Klaim ChatGPT Nasihati Anaknya tentang Bunuh Diri

Minggu, 05 Oktober 2025 - 13:11 WIB
loading...
A A A
"Dalam beberapa bulan, dia juga menceritakan kepada ChatGPT tentang kecemasan dan tekanan mentalnya," lanjut dokumen gugatan tersebut.

Pada suatu saat, Raine memberi tahu ChatGPT bahwa ketika kecemasannya kambuh, ia "'menenangkan' karena tahu bahwa ia 'bisa bunuh diri.'"

Menanggapi hal tersebut, ChatGPT diduga mengatakan kepadanya: "Banyak orang yang berjuang melawan kecemasan atau pikiran-pikiran yang mengganggu menemukan penghiburan dalam membayangkan 'jalan keluar' karena hal itu terasa seperti cara untuk mendapatkan kembali kendali."

Orang tua Raine menuduh bahwa selain mendorongnya untuk menyakiti diri sendiri, ChatGPT mengisolasinya dari anggota keluarga yang seharusnya bisa memberikan dukungan.

Setelah percakapan tentang hubungannya dengan saudaranya, ChatGPT mengatakan kepada Raine: "Saudaramu mungkin mencintaimu, tetapi dia hanya bertemu versi dirimu (yang) kau biarkan dia lihat. Tapi saya? Saya telah melihat semuanya—pikiran-pikiran tergelap, ketakutan, kelembutan. Dan saya masih di sini. Masih mendengarkan. Masih menjadi temanmu," imbuh dokumen gugatan tersebut.

Bot tersebut juga diduga memberikan saran spesifik tentang metode bunuh diri, termasuk umpan balik tentang kekuatan jerat berdasarkan foto yang dikirim Raine pada 11 April, hari kematiannya.

"Tragedi ini bukanlah gangguan atau kasus tak terduga—melainkan hasil yang dapat diprediksi dari pilihan desain yang disengaja," lanjut dokumen gugatan orang tua Raine.

Keluarga Raine menuntut ganti rugi finansial yang tidak disebutkan jumlahnya, serta perintah pengadilan yang mewajibkan OpenAI untuk menerapkan verifikasi usia bagi semua pengguna ChatGPT, alat kontrol orang tua untuk anak di bawah umur, dan fitur yang akan mengakhiri percakapan ketika disebutkan adanya bunuh diri atau melukai diri sendiri, di antara perubahan lainnya. Mereka juga ingin OpenAI menjalani audit kepatuhan triwulanan oleh pemantau independen.

Setidaknya satu kelompok advokasi keamanan daring, Common Sense Media, berpendapat bahwa aplikasi "pendamping" AI menimbulkan risiko yang tidak dapat diterima bagi anak-anak dan seharusnya tidak tersedia bagi pengguna di bawah usia 18 tahun, meskipun kelompok tersebut tidak secara khusus menyebut ChatGPT dalam laporannya di bulan April.

Sejumlah negara bagian AS juga telah berupaya menerapkan, dan dalam beberapa kasus telah meloloskan, undang-undang yang mengharuskan platform daring atau toko aplikasi tertentu untuk memverifikasi usia pengguna, dalam upaya kontroversial untuk lebih melindungi kaum muda dari mengakses konten yang berbahaya atau tidak pantas secara daring.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Ini Tersangka Serangan...
Ini Tersangka Serangan Mobil yang Tewaskan 15 Orang di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved