Sekitar 1,3 Juta Anggota Militer AS Tidak Digaji Akibat Penutupan Pemerintah

Sabtu, 04 Oktober 2025 - 07:02 WIB
loading...
Sekitar 1,3 Juta Anggota...
Tentara Amerika Serikat. Foto/Army Futures Command
A A A
WASHINGTON - Sekitar 1,3 juta anggota militer Amerika Serikat (AS) tidak dibayar gajinya akibat penutupan pemerintah. Kabar itu diungkap Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt pada hari Jumat (3/10/2025).

"1,3 juta pria dan wanita dari Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, Korps Marinir, Penjaga Pantai, dan Angkatan Luar Angkasa Amerika, yang bertugas dengan terhormat dan mempertaruhkan nyawa mereka untuk membela kita semua, tidak dibayar," ungkap Leavitt dalam pengarahan.

Pemerintah federal ditutup pada hari Rabu di tengah kebuntuan di Kongres mengenai anggaran pengeluaran.

Ketika ratusan ribu pegawai federal dan anggota militer dirumahkan tanpa gaji dan berbagai layanan dihentikan, anggota parlemen dari Partai Republik dan Demokrat serta pejabat Gedung Putih (yang gajinya aman) telah melancarkan perang meme daring, menuntut agar pihak lain mundur.

Presiden Trump telah mengancam akan menggunakan penutupan pemerintah untuk memangkas departemen-departemen federal.

Presiden AS menyatakan ia "diizinkan untuk memangkas hal-hal yang seharusnya tidak pernah disetujui" dan kemungkinan besar ia akan melakukannya, dengan menyasar pegawai federal dan "proyek-proyek favorit" Partai Demokrat di tengah penutupan pemerintah federal.

Sementara 750.000 pegawai federal menghadapi cuti harian akibat penutupan pemerintah yang sedang berlangsung, Kantor Anggaran Kongres memperkirakan total biaya kompensasi yang terhenti mencapai sekitar USD400 juta per hari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved