Israel Sita Kapal Armada Bantuan Gaza Terakhir yang Tersisa
Jum'at, 03 Oktober 2025 - 19:18 WIB
loading...
A
A
A
Satu video yang beredar di media sosial menunjukkan Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir, mengkonfrontasi para aktivis armada yang ditahan saat mereka menunggu pemindahan ke penjara, berulang kali menuduh mereka sebagai "teroris."
Para aktivis menanggapi dengan meneriakkan, "Bebaskan Palestina."
Menanggapi hal tersebut, Komite Internasional mengatakan di X bahwa, "Tidak mengherankan bagi para penjahat genosida untuk mengirim menteri mereka, dengan angkuh di hadapan para aktivis dari 50 negara di seluruh dunia, dikelilingi oleh para pengawalnya," menambahkan bahwa nyanyian para aktivis "memecahkan telinga" Ben Gvir.
Penahanan armada secara ilegal telah menuai kecaman global, dengan kantor hak asasi PBB mengatakan tindakan Israel telah memperluas blokade ilegalnya terhadap Gaza.
Pada hari Rabu, Presiden Kolombia, Gustavo Petro, mengumumkan pengusiran semua diplomat Israel yang tersisa dan penghentian perjanjian perdagangan bebas dengan Israel.
Baca juga: Mesir Peringatkan Celah dalam Rencana Trump, Gedung Putih Tunggu Tanggapan Hamas
Para aktivis menanggapi dengan meneriakkan, "Bebaskan Palestina."
Menanggapi hal tersebut, Komite Internasional mengatakan di X bahwa, "Tidak mengherankan bagi para penjahat genosida untuk mengirim menteri mereka, dengan angkuh di hadapan para aktivis dari 50 negara di seluruh dunia, dikelilingi oleh para pengawalnya," menambahkan bahwa nyanyian para aktivis "memecahkan telinga" Ben Gvir.
Penahanan armada secara ilegal telah menuai kecaman global, dengan kantor hak asasi PBB mengatakan tindakan Israel telah memperluas blokade ilegalnya terhadap Gaza.
Pada hari Rabu, Presiden Kolombia, Gustavo Petro, mengumumkan pengusiran semua diplomat Israel yang tersisa dan penghentian perjanjian perdagangan bebas dengan Israel.
Baca juga: Mesir Peringatkan Celah dalam Rencana Trump, Gedung Putih Tunggu Tanggapan Hamas
(sya)
Lihat Juga :