Israel Sita Kapal Armada Bantuan Gaza Terakhir yang Tersisa

Jum'at, 03 Oktober 2025 - 19:18 WIB
loading...
Israel Sita Kapal Armada...
Tangkapan layar dari video siaran langsung menunjukkan pasukan angkatan laut Israel mendekati kapal Marinette, yang diyakini sebagai satu-satunya kapal dari Armada Sumud Global yang masih berlayar menuju Gaza, 3 Oktober 2025. Foto/Armada Sumud Global
A A A
JALUR GAZA - Pasukan Israel telah mencegat kapal terakhir yang tersisa dari Armada Global Sumud yang menuju Gaza. Tentara juga menahan enam awaknya.

Pada Jumat pagi (3/10/2025), video siaran langsung menunjukkan tentara Israel menaiki kapal Marinette berbendera Polandia, yang sebelumnya dilaporkan oleh penyelenggara sedang "berlayar" menuju Gaza, sementara semua kapal lain dalam armada yang sebelumnya beranggotakan 44 kapal telah disita dan dialihkan ke pelabuhan Ashdod di Israel.

Pasukan angkatan laut Israel secara ilegal mencegat kapal-kapal yang membawa bantuan ke Gaza dalam upaya menerobos pengepungan, menahan sekitar 500 aktivis dari 44 negara.

Kapten Marinette asal Australia, Cameron, memberi tahu penyelenggara pada Kamis malam bahwa kapal tersebut tertinggal di belakang armada utama karena masalah mesin, tetapi sedang dalam perjalanan menuju Gaza.

“Kami memiliki sekelompok orang Turki yang sangat tangguh di atas kapal… kami memiliki seorang wanita dari Oman dan saya sendiri, dan kami akan terus berlayar ke arah itu,” ujar dia.

"Marinette sedang online dan bersemangat," ujar seorang sumber di Armada Global Sumud kepada MEE pada hari Kamis.
Dia menjelaskan, "Mereka berada di belakang armada dan berusaha mengejar, yang kemungkinan besar berhasil menyelamatkan mereka."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Gulkarmat Jakarta Evakuasi...
Gulkarmat Jakarta Evakuasi 26 Penumpang Kapal di Perairan Kepulauan Seribu
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Tragis! Pesawat Bawa...
Tragis! Pesawat Bawa Penerjun Payung Jatuh, 12 Orang Tewas
Rekomendasi
Miris, Lagu Kebangsaan...
Miris, Lagu Kebangsaan Iran Dicemooh di Piala Dunia 2026
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Kronologi Mahasiswa...
Kronologi Mahasiswa Geruduk Budiman Sudjatmiko, Sudaryono dan Nusron Wahid saat Diskusi di UGM
Berita Terkini
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved